Sebelum Cari Jodoh, Dwi Andhika Introspeksi Diri dengan Meditasi

Presenter Dwi Andhika merupakan seorang pria yang menyukai ketenangan dan kedamaian. Saat momen libur Lebaran, Andhika memilih untuk menghabiskan waktu di Bali.
Tujuan kedatangan pria berusia 32 tahun itu ke Pulau Dewata bukan untuk menikmati keramaian, tapi bermeditasi. Ia sengaja memilih Ubud sebagai tempat meditasi.
“Pengen me-release semua energi negatif, emang lagi baca buku self healing dan aku suka banget Ubud. Kalau ditanya masa depan kamu mau dihabiskan di mana, aku pilih di Ubud. Tenang dengan suasana yang enak pegunungan, sendirian pula. Jadi bisa melanjutkan aktivitas,” kataa Andhika ketika ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, Senin (25/6).
Pemain film 'Surat Kecil untuk Tuhan' ini sudah melakukan meditasi selama lima tahun. Ia melakukannya bersama sebuah komunitas di Jakarta.
“(Meditasi) Ini, sih, kayak yoga, tapi yoga yang kepada pernafasan, bagaimana kita selalu menyembuhkan perasaan dalam hati. Dalam kehidupan kan, pasti ada aja yang memberi hal negatif ke kita. Poinnya, sih, meditasi itu berbicara kepada diri kita sendiri. Kalau berdoa kan berbicara sama Tuhan,” tutur Andhika.
Bagi pria berdarah Sunda itu, meditasi juga merupakan salah satu media yang baik untuk memperbaiki diri. Ia mengaku ingin terlebih dahulu memperbaiki diri sebelum fokus mencari pasangan hidup.
“Itu juga salah satu doa aku, juga kenapa aku perlu intropeksi diri sebelum mulai memasuki kehidupan yang baru. Paling enggak kita harus bisa mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain,” kata Andhika.

Terkait urusan asmara, Andhika mengaku tidak mau terlalu terburu-buru mencari pasangan hidup. Sebab, menurut dia, pernikahan merupakan sebuah ikatan sakral yang tak boleh diputuskan oleh manusia.
“Ketika pengin serius menjalin hubungan, kayaknya kita harus bisa berbicara sama diri kita sendiri. Jangan sampai cuma memaksakan doang, jangan sampai cuma karena orang-orang sekitar yang pengin,” imbuhnya.
Pria kelahiran Bandung itu merasa bersyukur lantaran pihak keluarganya tidak terlalu menuntut dirinya untuk segera memilki pendamping hidup. "Mereka selalu kayak, 'Ya, sudah, apa pun yang terjadi, ya terjadilah.' Mereka tidak pernah membuat aku merasa ditekan sama pertanyaan-pertanyaan apa pun," tandas Andhika.
