Sederet Fakta Ujaran 'Ikan Asin' dari Galih Ginanjar untuk Fairuz

Nama Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Hal ini disebabkan ulah Galih yang menyebutkan hal-hal tak pantas terhadap mantan istrinya itu.
Galih seolah mengumbar aib Fairuz dalam video berjudul 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU' yang diunggah dalam akun YouTube Rey Utami & Benua.
Salah satu perkataan yang menjadi sorotan dalam video tersebut adalah 'Ikan Asin'. Akibatnya, masalah ini pun berbuntut panjang hingga masuk ke ranah hukum. Berikut sederet fakta terkait ucapan Galih Ginanjar yang tak pantas.
Galih Ginanjar Ungkapkan Hal yang Tidak Etis Tentang Fairuz di YouTube
Kisruh ini bermula ketika Galih mengisi vlog dari presenter Rey Utami yang berjudul 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU'--namun video tersebut kini telah dihapus oleh sang pemilik YouTube, Rey Utami dan Pablo Benua--.
Di video itu, suami siri Kumalasari tersebut menceritakan hal-hal yang tidak pantas mengenai kehidupan rumah tangganya dengan Fairuz.
Video tersebut membuat Fairuz dan suaminya, Sonny Septian naik pitam. Keduanya bahkan tak mampu berkata-kata merespons hal tersebut.
Didampingi pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, Fairuz, Sonny dan keluarga besarnya melaporkan Galih, Rey Utami beserta suaminya, Pablo Benua ke Polda Metro Jaya, Senin (1/7).
Menurut sang kakak, Ranifa A Rafiq, perkataan Galih dalam video itu dinilai telah melecehkan harkat dan martabat adiknya dan perempuan Indonesia.
"Kalimat-kalimat tersebut sangat melukai hati saya dan sangat mempermalukan suami dan keluarga saya," kata Fairuz dalam surat yang dibacakan Ranifa.
Ranifa melanjutkan, pernyataan tersebut juga dikhawatirkan dapat mempengaruhi pertumbahan putranya dengan Galih, King Faaz. Karena hal tersebut diketahui oleh guru-guru dan teman-teman Faaz di sekolahnya.
Ditambah lagi, Galih dan Rey seakan tak merasa bersalah telah menghina putri dari pedangdut A Rafiq itu.
"Pemilik akun Rey Utami dan Benua dengan tertawa-tawa menyebarkan konten asusila tersebut dengan mengajak semua orang untuk subscribe dan publikasikan," ujar Ranifa dengan nada geram.
Laporan tersebut dilayangkan dengan Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 43 ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat 3 Ju Pasal 45 Ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau pencemaran nama baik dan atau fitnah Pasal 310 dan 311 KUHP. Laporan tersebut diterima dengan nomor LP TBL/2914/VII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus.
Tanpa Diminta, Hotman Paris Langsung Bela Fairuz A Rafiq
Fairuz dan keluarganya didampingi oleh Hotman Paris Hutapea saat melaporkan Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya.
Pengacara yang terkenal punya gaya hidup super mewah ini, mengaku dirinya menjadi kuasa hukum Fairuz semata-mata demi membela keadilan.
"Ya, saya jadi lawyer-nya udah lama ya, dari dulu ya lawyer-nya Fairuz. Aku enggak diminta pun otomatis, kalau rasa keadilan itu kan enggak pernah bisa dibohongi, karena otak saya sudah otak hukum," kata Hotman.
Menurut Hotman, perkataan Galih dinilai sudah keterlaluan terhadap Fairuz dan keluarganya. Terlebih, sejak berpisah pada tahun 2014, Galih dan Fairuz sering terlibat cekcok.
"Bagaimana kalau kamu punya anak perempuan, terus putri kamu nikah. Terus cerai, terus anakmu enggak dinafkahi sudah lama, terus ada kata-kata itu, 'Putri kamu bau gimana, lho', ya kan? Di Singapura, cubit aja masuk penjara," lanjutnya.
Galih Ginanjar Tidak Merasa Bersalah dengan Ucapan 'Ikan Asin'
Laporan yang dilayangkan Fairuz terhadap Galih membuat lelaki 31 tahun itu panik. Galih pun berkonsultasi ke pengacara Aldwin Rahadian terkait laporan yang ia layangkan.
Namun, ternyata Galih belum menunjuk Aldwin sebagai pengacara. Meski demikian, Aldwin menyarankan agar Galih menyelesaikan perselisihannya dengan Fairuz secara kekeluargaan.
“Saran saya ke Galih diselesaikan kekeluargaan. Perkara gini harusnya diselesaikan secara kekeluargaan,” tutur Aldwin.
Ia mengungkapkan Galih sulit untuk dijerat dengan Undang-undang ITE terkait perkataannya mengenai ‘bau ikan asin’. Sebab, posisi Galih saat itu hanya sebagai narasumber.
“Saya melihat Galih tidak masuk unsur mendistribusikan konten. Tapi yang punya channel YouTube dan distribusikannya dan aksesnya. Tentu ini nanti bisa dimintai klarifikasi,” ucap Aldwin.
Sementara dari pihak Galih sendiri, ia seolah merasa tidak bersalah telah mengeluarkan pernyataan yang menyinggung perasaan mantan istrinya tersebut.
"Apa yang salah? Gue bilang di video, 'Gue buka, ikan asin, gue tutup lagi'. Nah, tapi ada orang-orang di luar sana yang menyambungkan itu ke organ tertentu atau bau atau apa," ucap pria berusia 31 tahun itu.
"Kalau pihak sana mau tabayun, ya, silakan. Siapkan saja tempatnya. Tapi, sampai sekarang gue belum dengar langsung tuh kata-kata itu. Jangan bicara di media. Kan di Instagram gue ada nomor telepon gue ya, silakan telepon," tambahnya.
Rey Utami dan Suami Gandeng Farhat Abbas Laporkan Fairuz
Senada dengan Galih Ginanjar, Rey Utami dan suaminya, Pablo Benua juga bertindak cepat merespons laporan Fairuz.
Mereka berencana melaporkan balik Fairuz A Rafiq ke polisi didampingi pengacara Farhat Abbas, sehari setelah dilaporkan oleh putri pedangdut A Rafiq itu.
Farhat menilai telah terjadi pencemaran nama baik terhadap kliennya. Namun, laporan tersebut belum terlaksana karena hari sudah terlalu malam
“Dapat kuasa untuk melaporkan saudara pengacara HPH dan kawan-kawan, dan siapa aja orang yang terlibat yang mencemarkan nama baik kedua orang ini,” kata Farhat.
Mantan suami Nia Daniaty itu mengatakan Pablo dan Rey hanya memberi Galih ruang untuk berbicara di akun YouTube keduanya. Sementara itu, Pablo dan Rey merasa tidak melakukan kesalahan.
"Kita dari awal sudah bilang, 'Kalau yang tidak ingin disampaikan, tidak usah disampaikan. Kalau tidak ingin dijawab, ya tidak apa-apa'," kata Rey.
Pablo mengaku sudah menawarkan ruang jawab pada pihak Fairuz A Rafiq. Namun tawaran itu tak direspons.
"Kita sudah DM (direct message) Instagram. Jadi istilahnya sudah ada upayalah dari pihak manajemen untuk meminta mereka, ‘Ayo mau berimbang enggak?’ Tapi ternyata 'kan enggak ada jawaban begitu,” tutup Pablo.
Farhat Abbas Nilai Fairuz A Rafiq Kurang Ajar.
Saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Farhat yang mendampingi Rey dan Pablo menilai laporan Fairuz A Rafiq terhadap dua kliennya dan Galih sudah keterlaluan. Padahal yang diduga melontarkan kata-kata tak pantas adalah Galih Ginanjar.
"Kalau mereka melaporkan Galih itu wajar, tapi kalau melaporkan dua ini (Pablo dan Rey) itu kurang ajar. Yang menjelekkan kan mantan suaminya (Galih)," kata Farhat.
Farhat malah menganjurkan Fairuz untuk berterima kasih kepada Rey Utami selaku host dalam konten 'Mulut Sampah' tersebut karena bisa mengorek isi hati mantan suami Fairuz.
"Ini harusnya Fairuz berterima kasih. Karena tanggapan mantan suamimu terhadap dirimu itu terungkap, daripada manis-manis silaturahmi tapi ada dendam. Media ini lah yang menyampaikan sehingga komunikasi yang selama ini jadi gosip, tersampaikan," ungkapnya.
Menurut Farhat, masalah antara Fairuz dan Galih lebih baik tak perlu direspons dengan berlebihan. Bahkan, ia meminta seharusnya Fairuz menutup rapat permasalahan itu.
"Ini kan masalah rumah tangga, saran saya tidak usah di besar-besarkan. Karena itu, semakin dibesarkan semakin menjadi aib, tinggal diklarifikasi saja," kata Farhat.
"Dan buat Fairuz, ini kan seperti asusila kan. Harusnya dirahasiakan bukan dibesar-besarkan," lanjut Farhat menutup obrolan.
Galih Ginanjar Bantah 'Ikan Asin' Mengarah ke Organ Intim Fairuz A Rafiq
Galih Ginanjar dan istri sirinya Kumalasari akhirnya menunjuk Rihat Hutabarat sebagai kuasa hukum mereka.
Galih yang selama ini berani untuk berkoar dan merasa tidak bersalah dengan ucapan di video yang viral tersebut, mendadak diam seribu bahasa saat dicecar pertanyaan seputar 'Ikan Asin'.
Hanya kuasa hukum dan Kumalasari yang mati-matian membela Galih Ginanjar. Bahkan, sang pengacara mengatakan bahwa ucapan Galih tersebut tidak mengarah ke organ intim melainkan makanan.
"Saya tanya ke pak Galih, 'kan yang viral sekarang ini masalah ikan asin, sesungguhnya apa maksudnya itu? apa yang ada di pikiran dan hatimu?' Nah, Pak Galih bilang maksudnya itu hari ini buka tudung saji, ikan asin, besok buka lagi ikan asin. Maksud yang diomongin adalah makanan. Makanan yang selalu ada di meja itu ikan asin," beber Rihat.
Pihak Galih, terutama Kumalasari juga terlihat emosi saat disinggung bahwa semua yang menonton video tersebut akan menganggap omongan Galih tersebut mengarah pada organ intim.
"Itu kan kata kamu!" ujar perempuan yang pernah berperan jadi pembantu di sinetron 'Bidadari' ini.
Polisi Akan Panggil Galih Ginanjar
Pihak kepolisian sudah mulai menyelidiki laporan dari Fairuz A Rafiq. Ditreskrimsus Polda Metro Jaya juga telah memanggil perempuan berusia 33 tahun itu pada Rabu (3.7).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan Fairuz hadir dengan didampingi sang suami, Sonny Septian.
Selain Fairuz, Argo mengatakan, pihak kepolisian juga akan meminta keterangan dari Galih Ginanjar. Polisi telah menentukan jadwal pemanggilan terhadap pria berusia 31 tahun itu, Jumat (5/7) mendatang.
"Terlapor iya dong, nanti kita klarifikasi juga," ujar Argo.
Fairuz tidak hanya melaporkan Galih, tapi juga Rey Utami dan Pablo Benua, pemilik kanal YouTube yang mengunggah video 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU'.
Setelah dilaporkan ke polisi, Rey dan Pablo menggandeng Farhat Abbas sebagai pengacara. Mereka pun berencana melaporkan balik Fairuz dan keluarganya.
