Tak Bisa Gelar Pengajian 4 Bulanan, Rachel Maryam Minta Doa pada Anak Yatim

Rachel Maryam, aktris sekaligus anggota DPR, saat ini tengah mengandung anak kedua. Kehamilannya itu sudah menginjak usia empat bulan.
Sebagian besar ibu hamil yang menganut agama Islam menggelar acara pengajian apabila kandungannya sudah menginjak bulan keempat. Rachel Maryam pun demikian.
Akan tetapi, kali ini, ia tak bisa menggelar acara tersebut. Sebab, virus corona di Indonesia masih marah dan pemerintah juga telah menetapkan PSBB di Jakarta.
"Tadinya sebelum COVID pastinya mau ada pengajian di rumah panggil anak yatim, kalau COVID, enggak mungkin dilakukan," ujar Rachel Maryam kepada kumparan, belum lama ini.
Kendati demikian, ia tetap akan mendoakan bayi yang ada di kandungannya. Selain itu, ia juga meminta doa pada anak-anak yatim, meski tak harus datang ke rumahnya.
"Jadi kita minta doa ke panti yatimnya, nanti dilakukan di tempat masing-masing. Kan banyak pesantren yang anak yatimnya tinggal di sana, jadi mereka enggak dimobilisasi, emang doa dari sana," kata Rachel.
Antusiasme Anak Pertama Soal Kehamilan Rachel Maryam
Dari pernikahan pertamanya dengan Muhamad Akbar Pradana pada 2005, Rachel dikaruniai anak laki-laki bernama Muhammad Kale Mata Angin. Kini, Kale pun tinggal bersama Rachel dan suaminya, Edwin Aprihandono.
Menurut Rachel, Kale cukup antusias menyambut kehamilan keduanya ini. Bahkan, Kale sudah tak sabar bertemu sang adik.
"Dia senang banget. Dia sudah request 'Pokoknya (adik) cowok ya'," ucap Rachel.
Kehamilan Rachel kali ini adalah hasil dari program bayi tabung ketiga yang dijalaninya. Ia pernah gagal dua kali menjalani program tersebut beberapa tahun lalu.
Saat itu, Kale juga selalu mengikuti perkembangan program bayi tabung yang dijalani oleh Rachel.
"Sudah dari lama dia ikutin aku bolak balik klinik, ikuti proses bayi tabung pertama, makan sehat, suamiku masak masakan yang sehat enggak ada pengawet. Anakku ikut, dia ikut makanan kayak maminya," kenang Rachel.
Meskipun pernah gagal dua kali dan harus bersabar hingga lebih dari 8 tahun untuk memperoleh keturunan, namun Rachel mengaku tak pernah putus asa. Ia ikhlas dengan ketentuan Tuhan.
"Bukan putus asa sih. Yang ketiga kayak enggak yakin jadi. Lebih ikhlas sebetulnya. Pas ketiga kayak tetap coba, tapi enggak terlalu ngoyo, lebih ikhlas, pasrah dengan hasilnya. Justru ternyata yang ini yang jadi," tutup Rachel Maryam.
