Tak Intens Komunikasi, Kumalasari Belum Berniat Berpisah dengan Galih

Artis Kumalasari masih berstatus sebagai istri siri dari Galih Ginanjar. Namun saat ini, keduanya harus terpisah karena Galih mendekam di tahanan imbas kasus 'ikan asin'.
Kumalasari pun cukup disibukkan dengan aktivitas di dunia hiburan. Sehingga, ia jarang menghadiri persidangan sang suami.
Selain itu, Kumalasari mengatakan, ia kini sudah jarang berkomunikasi dengan Galih Ginanjar. Kumalasari pun mengungkapkan alasannya.
"Ya, lagi enggak terlalu intens kayak biasanya, karena lagi miskomunikasi. Tapi apapun itu ketika sidang juga aku back up, karena kuasa hukumnya, kan, sahabat aku semua," kata Kumalasari saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).
Meski kurang intens berkomunikasi, Kumalasari belum berniat untuk menceraikan suaminya. Ia masih memberikan waktu agar Galih dapat berpikir lebih baik lagi.
"Kalau untuk sampai menggugat cerai, sih, masih belum ya, karena masih lebih cooling down dulu. Mungkin setelah ini dia punya pemikiran yang jauh lebih baik lagi," ujar Kumalasari.
Kumalasari merasa ada perubahan yang terjadi pada sang suami usai mendekam di tahanan. "Karena mungkin pengaruh lingkungan juga, kan, namanya orang di dalam sana enggak sesehat pemikiran kita, ya. Jadi psikologisnya juga kan nge-drop, belum lagi masukan dari lingkungan sekitarnya, jadi membuat dirinya jalan di tempat aja pemikirannya. Kalau aku pemikirannya sudah jauh ke mana-mana," tuturnya.
Kini Kumalasari masih menunggu. Apabila pemain sinetron Bidadari ini melihat tidak ada perubahan dari diri Galih Ginanjar, maka tak tertutup kemungkinan mereka akan berpisah.
"Kalau bisa disatukan pemikirannya, maka bisa disatukan lagi. Kalau enggak aku baru bisa sampaikan aku pisah, minta doanya aja," ucap Kumalasari.
Untuk saat ini, ia meminta agar Galih fokus terhadap kasus hukum yang menjeratnya. "Yang jelas aku enggak mau juga kasusnya belum selesai, tiba-tiba harus pisah atau apa, kan, enggak boleh gitu. Aku sih berdoa mudah-mudahan kasusnya cepat selesai," tutup Kumalasari.
Kasus 'Ikan Asin' bermula dari vlog berjudul 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU' yang dipandu oleh Rey Utami dan ditayangkan di kanal YouTube milik Pablo Benua.
Dalam video itu, Galih Ginanjar mengupas kehidupan rumah tangganya dengan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq, hingga tercetus ucapan 'Bau Ikan Asin'.
Fairuz selaku pihak yang dirugikan kemudian melaporkan mantan suaminya itu ke kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan, Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik dan konten asusila. Ketiganya mendekam di Rutan Polda Metro Jaya sejak Juli 2019.
