kumparan
search-gray
Entertainment28 September 2018 14:30

Tasya Kamila Masih Ingin Jadi Menteri

Konten Redaksi kumparan
Tasya Kamila
Tasya Kamila. (Foto: Munady Widjaja)
Saat ini, Tasya Kamila masih menikmati momennya sebagai seorang istri. Bahkan, Tasya pun belum mau menerima tawaran syuting dan fokus pada kegiatannya di dunia public speaking.
ADVERTISEMENT
"Dari kemarin aku lulus itu udah banyak jadwal yang masuk. Dari kampus ke kampus aku bicara tentang pendidikan, tentang banyak hal, lah. Terutama sih, aku banyak sharing pengalaman tentang sekolah di luar negeri, gimana mendapat beasiswa. Ternyata ya, antusias anak-anak Indonesia untuk menggapai pendidikan tinggi itu sangat besar," jelasnya saat dijumpai di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (28/9).
Tasya mengaku, jadwalnya sudah cukup padat hingga bulan Desember. Tapi, dia tidak merasa diberatkan dengan jadwalnya itu karena dia menyukainya.
"Aku senang banget dapat kesempatan untuk datang ketemu sama anak-anak muda, kita ngobrolnya lebih ke sesuatu yang bermanfaat buat diri mereka juga," ujarnya.
Meski kini sudah menjadi seseorang dan jadwal pekerjaannya pun cukup sibuk, Tasya Kamila tetap berpegang teguh pada keinginannya sejak dulu. Yaitu, menjadi seorang menteri.
ADVERTISEMENT
Setelah lulus S2 di Universitas Columbia, Amerika Serikat, jurusan Administrasi Publik, mantan penyanyi cilik ini memang tertarik untuk terjun ke dunia politik. Maka dari itu, sebagai bekal awal, Tasya banyak mengikuti kegiatan tidak cuma di dunia hiburan saja, tapi juga dengan beberapa proyek sosial hingga sharing session.
Tasya Kamila
Tasya Kamila (Foto: Aria Pradana/kumparan)
"Mendekatkan dirilah dengan community dengan anak muda sehingga aku juga tau aspirasi anak muda itu, seperti apa, sih. Trennya anak muda itu seperti apa, sekalian juga aku terinspirasi untuk membuat suatu project yang melibatkan anak muda," ungkapnya.
Tak hanya itu, pelantun 'Aku Anak Gembala' ini juga tertarik untuk menjadi dosen karena almarhum ayahnya adalah seorang dosen. Hanya saja, Tasya belum tahu harus memulai karier sebagai pengajar dari mana.
ADVERTISEMENT
"Mungkin bisa dimulai dari kampus almamater aku gitu, ya. Ya, mungkin nanti harus banyak ngobrol-ngobrolah sama temen-temen di kampus gitu ya, sama orang-orang komunitas kampus, gimana caranya supaya aku bisa jadi dosen," terangnya.
Lalu, kapan Tasya akan menggapai mimpinya sebagai seorang menteri, mengingat dirinya baru menikah 5 Agustus lalu?
"Pengennya 2029, sih. Tapi lihat nanti rezekinya di mana," ucap Tasya Kamila.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white