Tiara Eve: DJ Adalah Psikologi

Selain sukses memerankan karakter PSK (Pekerja Seks Komersial) bernama Laura di film 'Jakarta Undercover', Tiara Eve rupanya memiliki kemampuan lain yaitu di bidang musik.
Tiara telah memulai kariernya di dunia musik sejak 10 tahun lalu, yakni sebagai seorang Disc Jockey (DJ). Menurutnya, menjadi seorang DJ wanita menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. Apalagi, kala itu masih jarang DJ dilakukan seorang wanita.
"Dulu awal-awal main masih berantakan. Tapi karena DJ cewek masih sedikit, akhirnya dipanggil-panggil terus. Akhirnya, jadi otodidak, bisa sendiri sampai sekarang," ujar Tiara ketika dijumpai di Jakarta beberapa waktu lalu.
Bagi wanita berusia 29 tahun tersebut, menjadi seorang DJ juga berarti harus mengetahui psikologi orang banyak.
Baca Juga:
Chris Martin: Terima Kasih Telah Menembus Hujan dan Macet
Aktris Nani Wijaya Akan Menikah dengan Sastrawan Ajip Rosidi
Konser Beribu Warna Coldplay Berakhir Meriah di Singapura
"Gue kalau lagi nge-DJ, gue liat situasi, enggak mungkin ciptain lagu yang udah di set, gue liat dulu crowd-nya. Gue suka psikologi juga, dan DJ adalah psikologi. Jadi gimana caranya selama 2 jam bikin suasana jadi enak. Bikin orang yang dari duduk sampai berdiri, joget sampai stay di situ, itu enggak gampang," katanya.
Tiara menyadari, profesi sebagai DJ selalu dianggap sebagai hal yang negatif. Namun baginya, semua tergantung bagaimana seseorang membawa diri pada profesi yang sangat dekat dengan 'kehidupan malam' tersebut.

"Enggak semua DJ kayak gitu (negatif). Alkohol kalau tahap seperti wine, beer sebulan, dua bulan sekali, itu paling cuma buat ngangetin badan. Toh, di luar negeri itu juga sering dipakai untuk menghangatkan badan," tuturnya.
"Gue kerja jadi DJ karena suka musiknya, bukan karena kenegatifannya," sambungnya.
Saat ini, tak hanya dunia DJ saja yang digeluti oleh Tiara, namun mulai merambah ke bidang lain seperti bermain film, dan membuat lagu bersama musisi Glenn Fredly.
"Bikin lagu sama Glenn, judulnya 'Undercover', gue berharap ini lagu bisa disukai banyak orang. Ini salah satu soundtrack dari 'Jakarta Undercover' juga," tutupnya.
