Kumparan Logo

Wendi Cagur Ungkap Arti Nama Anak Ketiganya

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wendi Cagur Foto: Munady
zoom-in-whitePerbesar
Wendi Cagur Foto: Munady

Pasangan Wendi Cagur dan Ayu Natasha tengah berbahagia. Keduanya telah dikaruniai anak ketiga. Bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu lahir pada 3 Juli lalu.

Anak ketiga Wendi dan Ayu diberi nama Aiko Phoenix Dactylifera. Dalam program Brownis yang tayang pada Senin (5/7), Wendi mengungkap arti dari nama sang putri. Aiko diambil dari nama dia dan istri.

“Aiko itu, kan, Ayu dan Armoko. Nama asli gue Wendi Armoko,” kata Wendi.

kumparan post embed
Wendi Cagur Foto: Munady

Sementara Phoenix Dactylifera merupakan nama latin untuk kurma. Wendi Cagur ingin anaknya bisa mengikuti filosofi kurma yang setiap bagiannya memiki manfaat.

“Itu nama latin dari kurma, kalau kurma, kan, filosofinya semua yang ada dari kurma bermanfaat dari daunnya sampai buahnya,” tutur Wendi.

kumparan post embed

Namun, yang Wendi baru sadari adalah keunikan dari singkatan nama lengkap anaknya. Jika disingkat, namanya akan mengingatkan pada APD alias alat pelindung diri.

“Tapi kalau disingkat apa? APD, menandakan, tanpa gue sadari, mengungatkan lahir di masa pandemi, APD loh, gue gak sadar,” ungkapnya.

kumparan post embed
Wendi Cagur di Kawasan Kapten Tendean. Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan

Lebih lanjut, Wendi mengatakan bahwa sang istri harus menjalani proses induksi sebelum lahiran. Hal ini dilakukan agar sang anak bisa segera lahir di hari itu.

“Karena beratnya bisa 4,5 kilo makanya kemarin Jumat diinduksi dengan menggunakan obat supaya merangsang hari sabtunya lahir,” ungkap Wendi.

“Tapi dari awal gue udah ngomong kalau mau lahir Sabtu, Minggu biar ayah enggak kehilangan duit. Ngerti semua anak gue paham Audi, Kauki, sampai Aiko lahir pada saat lagi tidak kerja,” tambahnya.

embed from external kumparan

Wendi mengatakan bahwa Aiko lahir pada pukul 5.55 WIB. Hal ini rupanya juga memiliki arti tersendiri bagi Wendi.

“Dokter bilang jam 6, tapi gue liat pas keluar jam 5.55 WIB. Gue, kan, lijat dari awal sampai akhir, gue nemenin. Gue bertahan tetap di 5:55, karena Aiko adalah anggota keluarga ke lima, jadi ada ceritanya,” ujarnya.