Kumparan Logo

Wulan Guritno Jadi Rajin Salat Subuh Berkat Bersepeda

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis Wulan Guritno saat hadir di konferensi pers Selamatkan Hutan Selamatkan Masa Depan di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat, (30/8). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Artis Wulan Guritno saat hadir di konferensi pers Selamatkan Hutan Selamatkan Masa Depan di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat, (30/8). Foto: Ronny

Artis Wulan Guritno gemar bersepeda pada saat masa pandemi COVID-19. Meski begitu, ia bersepeda bukan karena ikut-ikutan tren.

Perempuan 39 tahun ini mengungkapkan sudah terbiasa berolahraga sejak duduk di bangku SMP. Ia memutuskan untuk olahraga bukan demi penampilannya.

"Akhirnya berolahraga itu bukan karena pengin kurus, tapi memang pada saat tidak berolahraga badannya meminta, karena sudah terbiasa," kata Wulan Guritno saat mengikuti konferensi pers virtual, Selasa (20/10).

Wulan Guritno Foto: Munady Widjaja

Namun, anjuran untuk kerja di rumah selama pandemi membuat Wulan tak bisa banyak berolahraga di luar rumah. Ia mencari siasat untuk tetap bisa rutin berolahraga dalam kondisi pandemi.

"Taktiknya adalah berolahraga di rumah dan untungnya aku punya beberapa studio olahraga. Sehingga bisa menjadi sistem panjang, ganti-ganti alat (olahraga), dan tidak bosan," tuturnya.

Wulan Guritno Foto: Munady Widjaja

Saat PSBB mulai dikendurkan, Wulan melihat banyak orang yang memilih sepeda sebagai olahraga utama untuk menjaga imunitas tubuh. Ia mulai memberanikan diri mencoba meski sebelumnya tidak pernah sama sekali.

"Aku juga mencobanya dari nol. Maksudnya, aku coba dari sepeda lipat, terus kemudian coba road bike pakai sepatu biasa sampai pakai sepatu sepeda yang ada klipnya. Wah, itu, jatuh berkali-kali," ucap Wulan.

"Sampai dibilang, 'Lo enggak kapok, Lan, jatuh mulu'. Tapi, memang enggak. Ini (badan) kalau tertutup kelihatan mulus, kalau dibuka, kelihatan babak belur, enggak bohong," sambungnya.

instagram embed

Meski kerap mengalami cedera, Wulan sama sekali tidak berhenti untuk bersepeda. Apa alasannya?

"Ya, namanya pemula pasti akan ada (jatuh bangun). Tapi, aku sudah jatuh cinta karena manfaatnya. Contoh, biasanya aku kalau salat subuh itu akan tidur lagi. Kadang-kadang suka kelewat. Tapi, dengan latihan bersepeda ini otomatis aku sudah bangun jam 4.30," tutup Wulan Guritno.