Kumparan Logo

4 Urutan Jenis Susu Terbaik untuk Bayi

kumparanMOMverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
orang tua perlu tahu apa saja 5 jenis susu terbaik untuk bayi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
orang tua perlu tahu apa saja 5 jenis susu terbaik untuk bayi Foto: Shutterstock

Bayi dan susu adalah dua hal yang lekat. Begitulah yang biasanya ada di benak kita. Namun sebenarnya, apa jenis susu terbaik untuk bayi? Agar tak salah menjawabnya, sebaiknya kita mengikuti panduan yang bisa dipercaya, Moms.

Jenis susu terbaik untuk bayi menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dapat diurutkan berdasarkan skala prioritasnya.

Di mana yang menempati urutan pertama adalah jenis susu yang paling baik untuk bayi. Seperti apa tepatnya?

bayi minum ASI perah dengan gelas sloki Foto: Shutterstock

Rekomendasi WHO tentang 4 jenis susu terbaik untuk bayi:

  1. ASI segar dari ibu kandung (menyusu langsung)

  2. ASI perah dari ibu kandung (yang disimpan di lemari pendingin)

  3. ASI donor.

  4. Susu formula khusus untuk bayi.

Tidak cuma rekomendasi atau protokol tersebut di atas, WHO juga memberi panduan mengenai pemberian ASI pengganti atau ASI donor bila bayi tidak dapat memperoleh ASI dari ibu kandungnya.

Yang pertama yaitu berupa ASI langsung dari wet nurse (ibu susu) yang sehat atau sudah mengikuti tes kesehatan, lalu ASI dari Bank, dan pilihan berikutnya adalah ASI donor yang dipasteurisasi.

ASI perah merupakan salah satu dari 5 jenis susu terbaik untuk bayi Foto: Shutter stock

Memang, seiring berjalannya waktu, ibu susu makin sulit dicari. Itulah kenapa muncul ide untuk membangun Bank ASI di berbagai belahan dunia. Sayang, Indonesia belum memilikinya.

Mengutip buku Breastfeeding Sick Babies yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas ASI IDAI, RSUPN Cipto Mangunkusumo (RSCM) adalah rumah sakit di Indonesia yang sejak beberapa tahun terakhir mulai mengelola ASI donor.

Saat ini metode pasteurisasi yang diterapkan di RSCM adalah metode Flash. Meski metode ini cukup sederhana tetapi proses pengelolan ASI di RSCM tetap terstandarisasi.

Semoga saja pengelolaan ASI di Indonesia bertambah baik dan semakin banyak bayi yang memperoleh ASI agar kualitas kesehatan bangsa ini juga meningkat ya, Moms!

kumparan post embed