Mom
·
13 September 2021 10:05
·
waktu baca 2 menit

5 Ciri-ciri Bayi Alami Stenosis Pilorus, Kondisi Bawaan yang Perlu Diwaspadai

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Ciri-ciri Bayi Alami Stenosis Pilorus, Kondisi Bawaan yang Perlu Diwaspadai (927110)
searchPerbesar
5 Ciri-ciri Stenosis Pilorus Foto: Shutterstock
Salah satu kondisi yang perlu di waspadai bila bayi muntah adalah stenosis pilorus. Mengutip Mom Junction, stenosis pilorus atau penyempitan pilorus terjadi karena otot pilorus bayi menebal sehingga menghambat pergerakan makanan dari lambung ke usus karena jalurnya menyempit.
ADVERTISEMENT
Hal ini dapat menyebabkan muntah hebat berupa proyektil setelah makan dan terjadi beberapa kali dalam sehari. Akibatnya? Bayi bisa mengalami dehidrasi, kekurangan nutrisi hingga gagal tumbuh dan berkembang akibat muntah terus menerus, Moms.
Itu lah kenapa, orang tua perlu selalu memerhatikan keadaan bayi dan memahami ciri-ciri atau gejala yang menunjukkan bayi mengalami stenosis pilorus. Apa saja?

Gejala Bayi Alami Stenosis Pilorus

5 Ciri-ciri Bayi Alami Stenosis Pilorus, Kondisi Bawaan yang Perlu Diwaspadai (927111)
searchPerbesar
Gejala Bayi Alami Stenosis Pilorus Foto: Shutterstock
1. Sering Muntah
Beberapa bayi mungkin mengalami muntah ringan pada awalnya yang secara bertahap memburuk menjadi muntah proyektil yang semakin sering. Muntahan biasanya berisi ASI atau susu formula dan jarang mengandung darah.
2. Selalu lapar
Bayi dengan stenosis pilorus akan selalu lapar, bahkan ia akan langsung meminta makan setelah mengalami muntah. Terlebih jika bayi muntah beberapa kali dalam sehari. Ini akan membuat perut bayi kosong dan kelaparan, Moms.
5 Ciri-ciri Bayi Alami Stenosis Pilorus, Kondisi Bawaan yang Perlu Diwaspadai (927112)
searchPerbesar
Waspada bila bayi tidak buang air besar. Foto: Thinkstick
3. Tidak buang air besar
ADVERTISEMENT
Bayi akan lebih sedikit buang air besar, karena lebih sedikit makanan yang sampai ke usus. Selain itu, bayi juga sudah mengeluarkan makanannya dengan muntah.
4. Kontraksi perut
Anda mungkin akan melihat gerakan seperti gelombang di perut bagian atas yang disebabkan kontraksi perut (peristaltik). Ini biasanya terlihat setelah makan tetapi sebelum muntah.
Hal ini disebabkan otot perut berusaha memindahkan makanan melalui pilorus yang sempit menuju usus, namun tidak berhasil yang akhirnya membuat bayi muntah.
5. Berat badan tidak bertambah
Stenosis pilorus merupakan penyakit bawaan bayi sejak lahir yang mungkin baru terdeteksi 2-8 minggu setelahnya. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan berat badan yang buruk dari bayi karena penyerapan nutrisi yang tidak maksimal.
ADVERTISEMENT
Penulis: Hutri Dirga Harmonis