5 Penyebab Kram Perut Setelah Melahirkan
ยทwaktu baca 2 menit

Ada berbagai perubahan tubuh yang terjadi pada ibu setelah melahirkan. Ya Moms, perubahan ini mungkin bisa membuat beberapa bagian tubuh terasa sakit dan tidak nyaman. Salah satu yang cukup sering terjadi adalah kram perut.
Sensasi kram perut pada ibu usai melahirkan bisa bervariasi. Ada yang terasa sangat sakit, tetapi ada juga yang cukup ringan. Meski begitu, kram perut setelah melahirkan adalah hal yang normal dan akan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.
Dikutip dari Mom Junction, kram perut bisa diatasi dengan beberapa cara sederhana, seperti kompres perut dengan air panas, minum teh jahe, mandi air hangat, hingga melakukan pijat untuk merelaksasi tubuh.
Lantas, apa penyebab kram perut pada ibu setelah melahirkan?
Penyebab Kram Perut Setelah Melahirkan
1. Kontraksi rahim
Saat hamil, rahim akan mengembang 25 kali lipat lebih dari ukuran normalnya. Setelah melahirkan, rahim akan menyusut atau mengembalikan bentuknya ke ukuran semula. Penyusutan ini dapat menyebabkan nyeri dan kram pada bagian perut.
2. Menyusui
Isapan bayi saat menyusu dapat merangsang produksi hormon oksitosin. Ya, produksi hormon oksitosin ini memicu timbulnya kontraksi pada rahim, sehingga menyebabkan rasa sakit atau kram pada perut.
3. Persalinan caesar
Jika proses melahirkan dilakukan secara operasi caesar, kemungkinan ibu akan mengalami sakit perut seperti melilit dan berlangsung selama beberapa bulan. Selain itu, pemulihan bekas sayatan operasi juga membutuhkan waktu lebih lama daripada metode pervaginam. Akibatnya, hal ini dapat menyebabkan rasa sakit di bagian bawah perut.
4. Sembelit
Beberapa ibu merasa kesulitan buang air besar setelah melahirkan. Hal ini tentunya membuat perut terasa tidak nyaman dan sembelit.
5. Infeksi
Kram perut setelah melahirkan juga bisa disebabkan oleh beberapa jenis infeksi, seperti:
Endometritis postpartum atau infeksi bakteri yang dapat terjadi pada wanita dalam waktu 10 hari setelah melahirkan.
Vaginosis bakterial atau infeksi umum yang disebabkan oleh tumbuhnya bakteri berlebih di vagina.
Infeksi saluran kemih yang terjadi pada 2-4 persen wanita setelah melahirkan.
