Kumparan Logo

6 Persamaan Gejala PMS dan Kehamilan

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gejala kehamilan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gejala kehamilan. Foto: Shutterstock

PMS menjelang menstruasi dan kehamilan merupakan dua hal yang berbeda. Namun, kondisi tersebut sering kali memiliki gejala yang mirip atau benar-benar sama. Bila saat PMS wanita akan mengalami pendarahan, ibu hamil juga bisa mengalaminya pada awal kehamilannya.

Hal ini juga disetujui oleh Ahli Obstetri dan Ginekologi, dr. Monica Agarwal, MD, yang menjelaskan di laman Mom Junction, memang beberapa gejala kehamilan dianggap serupa dengan gejala PMS. Apalagi, beberapa wanita mengalami kehamilan di waktu yang dekat dengan periode menstruasi, sehingga sulit untuk membedakannya.

Lantas, apa saja persamaan gejala PMS dan kehamilan?

Gejala PMS dan Kehamilan yang Mirip

Ilustrasi ibu hamil nyeri bahu. Foto: Shutter Stock

1. Sakit punggung

Sakit punggung bagian bawah memang kerap dialami wanita menjelang menstruasi dan selama kehamilan. Namun, ibu mengalami sakit punggung saat kehamilan mulai membesar.

2. Sakit kepala

Sakit kepala dan migrain biasa terjadi sebelum menstruasi dan saat hamil. Sakit kepala selama kehamilan biasanya disertai rasa pusing, mual dan muntah.

3. Sembelit

Hormon progesteron menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit. Kadar hormon tersebut biasanya meningkat selama paruh kedua siklus menstruasi atau sejak masa PMS. Mengutip Medlineplus, perubahan hormonal di awal kehamilan juga dapat menyebabkan konstipasi.

4. Payudara lembut dan bengkak

Banyak wanita mungkin mengalami nyeri payudara, bengkak, berat, dan sensitif, sebelum menstruasi serta di awal kehamilan. Terkadang, payudara bisa terasa lembut maupun kencang.

kumparan post embed

5. Sering buang air kecil

Wanita cenderung lebih sering buang air kecil saat akan mengalami menstruasi dan pada awal kehamilannya.

6. Perubahan suasana hati

Masa PMS dan kehamilan awal sering kali membuat wanita mengalami perubahan suasana hati yang signifikan. Depresi, kecemasan, tiba-tiba menangis atau marah, normal terjadi menjelang menstruasi.

Persamaan gejala tersebut mungkin membuat beberapa wanita kebingungan apakah mereka hamil atau tidak. Meski begitu, jika diperhatikan dengan teliti, tetap ada perbedaan gejala di antara keduanya yang perlu diketahui.

Misalnya saja pendarahan saat PMS diawali dengan bercak hingga kemudian menjadi semakin berat saat menstruasi. Sementara itu, pendarahan sebagai tanda kehamilan biasanya memiliki periode lebih pendek dari menstruasi. Oleh karena itu, guna memastikannya, sebaiknya segera melakukan tes kehamilan dengan testpack atau pergi ke dokter kandungan ya, Moms.