8 Fakta Unik tentang Perkembangan Bayi yang Jarang Disadari Orang Tua
·waktu baca 3 menit

Bayi yang sehat umumnya akan mengalami tonggak perkembangan setiap waktu, mulai dari hitungan minggu hingga bulan. Namun, ada kalanya bayi mengalami perkembangan yang luar biasa, bahkan cenderung lebih cepat dibanding sebelumnya. Fase yang disebut dengan growth spurt atau percepatan pertumbuhan itu biasanya terjadi pada usia 3 – 6 bulan.
Di balik fase perkembangan yang dilalui bayi, ternyata ada fakta unik yang mungkin jarang disadari oleh orang tua. Apa saja itu? Simak penjelasan berikut ini sebagaimana dikutip dari Parents.
Fakta Unik Seputar Perkembangan Bayi
1. Bayi Tahu Orang Tuanya Marah
Ternyata, ada fase ketika bayi tahu bahwa Anda sedang marah lho, Moms. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi berusia 15 bulan bisa mengingat bahwa mereka melihat orang tuanya marah. Bahkan, mereka mengubah perilakunya untuk mencegah hal itu terjadi lagi meski sebenarnya bukan mereka yang jadi penyebab amarah orang tuanya.
2. Bayi Mengendalikan Kita dengan Kelucuannya
Tak sedikit orang yang merasa gemas dengan tingkah laku bayi. Ternyata, hal itu adalah trik yang dimiliki bayi untuk mengendalikan kita lho, Moms. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jari-jari bayi yang menggemaskan, suaranya yang lucu, dan aroma khas dari tubuhnya secara ilmiah direkayasa untuk menarik semua panca indra kita untuk meningkatkan kepekaan dalam mengasuh. Wah, unik ya, Moms.
3. Bayi Butuh Tiga Bulan untuk Beradaptasi dengan Dunia Luar
Setelah dilahirkan, bayi membutuhkan waktu selama tiga bulan untuk beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim. Pasalnya, sistem peredaran darahnya masih dalam tahap perkembangan. Sistem tersebut juga lebih fokus mengalirkan darah ke organ-organ vital dalam tubuh.
Jadi, wajar saja jika jari tangan dan kaki bayi terasa dingin meski tubuhnya terasa hangat karena jari menjadi organ terakhir yang mendapat suplai darah.
4. Bayi dapat Memahami Perilaku Orang Tua
Memasuki usia tujuh bulan, bayi mulai memahami perilaku orang tua dan orang dewasa di sekitarnya. Mereka mungkin juga akan menunjukkan perilaku yang mirip dengan apa yang ia pahami. Jadi, berhati-hatilah dalam berperilaku di depan bayi ya, Moms.
5. Bayi Sering Bersin
Bayi yang sering bersin belum tentu menjadi tanda bahwa ia mengalami flu dan pilek. Hal itu terjadi karena sistem pernapasannya sedang membersihkan hidung dan saluran udara dari kotoran yang masuk. Selain itu, bersin juga membantu membuka kembali lubang hidung yang tertutup saat perlekatan menyusui.
6. Kepala Bayi Tumbuh dengan Cepat
Bayi baru lahir umumnya memiliki lingkar kepala sepanjang 35 cm. Pada usia 1 tahun, lingkar kepalanya menjadi 45 cm. Sementara itu, orang dewasa memiliki lingkar kepala sepanjang 55 cm. Itu artinya, perkembangan kepala manusia terjadi sangat cepat pada satu tahun pertama kehidupannya.
7. Tidur Siang dapat Meningkatkan Daya Ingat Bayi
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi yang ditunjukkan cara melepas sarung tangan dari boneka dapat mengingat hal tersebut jika mereka tidur siang selama 30 menit setelah diberitahu hal itu. Ya Moms, tidur siang dapat membantu untuk meningkatkan dan mempertahankan daya ingat si kecil. Anda mungkin bisa mengajak bayi belajar sebelum tidur siang untuk memanfaatkan fase tersebut.
8. Bayi Baru Lahir Tidak Meneteskan Air Mata
Saat menangis, bayi baru lahir tidak meneteskan air mata. Hal itu terjadi sampai mereka berusia 3 bulan. Kondisi ini disebabkan oleh cairan dalam saluran dan kelenjar air mata hanya cukup untuk membasahi dan melindungi matanya.
