Anemia Setelah Melahirkan, Apakah Bisa Berpengaruh pada Produksi ASI?
ยทwaktu baca 2 menit

Anemia sering menjadi masalah kesehatan umum yang dialami ibu setelah melahirkan. Kondisi ini terjadi ketika ibu tidak memiliki kadar zat besi yang cukup di dalam tubuhnya usai persalinan.
Beberapa hal dapat menjadi penyebabnya, mulai dari kelelahan saat merawat bayi, hingga dampak dari proses persalinan yang mungkin membuatnya kehilangan banyak darah. Meski begitu, ada juga ibu yang mengalami anemia sejak kehamilan yang berlanjut hingga masa menyusui.
Lantas, apakah kondisi ini akan memengaruhi produksi ASI?
Apakah Anemia Berpengaruh pada ASI?
Jawabannya, bisa saja, Moms. Mengutip Medlineplus, anemia postpartum merupakan kondisi di mana kadar hemoglobin di dalam tubuh ibu kurang dari 110 g/L pada satu minggu usai persalinan dan kurang dari 120 g/L pada delapan minggu setelahnya.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan sindrom ASI yang tidak mencukupi kebutuhan bayi karena kuantitas dan kualitasnya rendah atau yang kerap disebut ASI seret. Ibu yang mengalami anemia biasanya masih bisa tetap menyusui bayinya, namun dalam kebanyakan kasus menjadi tidak maksimal.
Dikutip dari Mom Junction, sekitar 22 persen ibu yang baru pertama kali melahirkan mengalami anemia postpartum yang bisa mempengaruhi produksi ASI. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?
Ya Moms, anemia postpartum merupakan kondisi yang bisa diatasi, sehingga tidak perlu khawatir berlebihan. Mengatasi anemia dapat membantu memperbaiki produksi ASI, sehingga Anda bisa menyusui bayi lebih maksimal.
Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi anemia postpartum:
Konsumsi suplemen zat besi sesuai saran dokter.
Konsumsi makanan kaya zat besi seperti, sayuran hijau, kacang-kacangan, daging ayam, beras merah, tahu, dst.
Konsumsi makanan kaya vitamin C seperti stroberi dan jeruk.
Kurangi asupan teh karena mengandung zat tanin yang memperlambat asupan zat besi.
Cukupi kebutuhan cairan 2-3 liter air putih setiap harinya.
Istirahat yang berkualitas dengan tidur setidaknya 6-8 jam setiap harinya usai persalinan.
