Gejala Anemia Setelah Melahirkan
ยทwaktu baca 2 menit

Ibu sering kali mengalami masalah kesehatan setelah melahirkan karena terlalu lelah beraktivitas atau dampak dari proses persalinan itu sendiri. Salah satu kondisi umum yang bisa dialami ibu usai bersalin adalah anemia postpartum.
Ibu mengalami anemia postpartum karena kekurangan asupan zat besi bahkan sejak masa kehamilan atau kehilangan banyak darah saat proses persalinan. Mengutip Medlineplus, defisiensi zat besi terjadi saat kadar hemoglobin kurang dari 110 g/L pada satu minggu usai persalinan dan kurang dari 120 g/L pada delapan minggu setelahnya.
Meski termasuk kondisi umum, anemia perlu diwaspadai karena bisa sangat mengganggu keseharian ibu. Lantas, apa saja gejala anemia?
Gejala Anemia Setelah Melahirkan yang Perlu Diwaspadai
Bila ibu mengalami anemia postpartum, tubuh Anda akan menunjukkan beberapa gejala umum seperti dikutip dari Mom Junction berikut ini:
Kelelahan kronis
Kulit pucat
Tubuh terasa lemas
Depresi
Kebingungan
Kualitas dan kuantitas ASI menurun
Sesak napas
Sakit kepala ringan atau pusing
Kunang-kunang saat berganti posisi tiba-tiba
Detak jantung lebih cepat
Sifat lekas marah
Perubahan suasana hati
Berkurangnya gairah seks
Imunitas menurun atau mudah sakit.
Faktor Risiko Anemia Setelah Melahirkan
Karena anemia juga bisa terjadi sejak masa kehamilan dan berlanjut setelah melahirkan, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko tersebut pada ibu:
Kurang asupan zat besi saat hamil
Kehamilan ganda
Operasi caesar
Pendarahan saat hamil
Persalinan prematur
Hipertensi saat hamil
Tidak cukupnya waktu pemulihan setelah melahirkan.
Ya Moms, Anda mungkin tidak akan mengalami semua gejala tersebut sekaligus, tetapi segeralah berkonsultasi pada dokter jika tubuh menunjukkan salah satunya. Apalagi, jika ibu memiliki salah satu faktor risiko seperti yang disebut sebelumnya.
