Kumparan Logo

Apa Bedanya Kurikulum Merdeka, Cambridge, dan IB?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak sekolah di SD Negeri Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak sekolah di SD Negeri Foto: Shutter Stock

Salah satu pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah untuk anak adalah kurikulum pendidikan yang digunakan. Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pembelajaran, serta cara untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Di Indonesia, setidaknya terdapat tiga kurikulum yang populer digunakan di sekolah dasar, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Dalam menjalankan kurikulum tersebut, ada berbagai metode pembelajaran yang digunakan. Sekolah biasanya menggunakan satu metode atau memadukan beberapa di antaranya.

Lantas, apa saja kurikulum pendidikan di Indonesia, terutama di sekolah dasar? Simak penjelasan berikut ini berdasarkan pemaparan dari Binky Paramita, M.Psi., psikolog pendidikan dari Rumah Dandelion.

Kurikulum di Sekolah Dasar

Ilustrasi anak sekolah SD Negeri Foto: Shutter Stock

1. Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang mulai diterapkan sejak tahun 2022. Saat ini belum semua SD negeri menerapkan kurikulum tersebut karena keterbatasan SDM serta sarana dan prasarana. Sebagian SD negeri masih menerapkan Kurikulum 2013 hingga Kurikulum Merdeka disosialisasikan penuh.

Karakteristik Kurikulum Merdeka antara lain yaitu:

  1. Pembelajaran berbasis proyek untuk mengembangkan soft skill dan karakter siswa.

  2. Fokus pada materi esensial tentang kompetensi dasar, seperti literasi dan numerasi.

  3. Guru dapat memodifikasi pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa.

2. Kurikulum IB (International Baccalaureate)

Ilustrasi sekolah swasta. Foto: Shutter Stock

Kurikulum IB berfokus pada pengembangan pemikiran kritis dan pemecahan masalah pada siswa yang menggunakan pendekatan holistik. Siswa akan diajak untuk mengeksplorasi enam tema besar pada mata pelajaran, yaitu:

  1. Mengenal diri sendiri,

  2. Mengenal tempat dan waktu saat ini,

  3. Cara mengekspresikan diri,

  4. Cara dunia berjalan,

  5. Cara mengatur diri sendiri,

  6. Mengenal bumi

3. Kurikulum Cambridge

Ilustrasi sekolah internasional. Foto: Shutterstock

Kurikulum Cambridge berfokus pada pemahaman materi dari mata pelajaraan dan mengasah kemampuan berpikir untuk kehidupan sehari-hari. Beberapa mata pelajaran di SD swasta atau internasional yang menggunakan kurikulum ini yaitu:

  1. Seni dan Desain

  2. Komputer

  3. Literasi Digital

  4. Bahasa Inggris

  5. Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua

  6. Perspektif Global

  7. Matematika

  8. Musik

  9. Pendidikan fisik atau olahraga

  10. Sains.

Bagaimana dengan Montessori, Wardolf, dan Reggio Emilio? Nah kalau itu metode pembelajaran, Moms. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, metode pembelajaran diterapkan untuk menjalankan kurikulum. Sehingga mungkin saja satu sekolah menerapkan satu kurikulum dengan beberapa metode pembelajaran.

Untuk lebih jelasnya apa itu metode pembelajaran, simak dalam artikel berikut ini, ya!

kumparan post embed