Kumparan Logo

Apakah Stres saat Hamil Dapat Menyebabkan Keguguran?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apakah Stres saat Hamil Dapat Menyebabkan Keguguran? Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Apakah Stres saat Hamil Dapat Menyebabkan Keguguran? Foto: Freepik

Stres adalah perasaan umum dirasakan selama kehamilan. Ya Moms, banyak faktor yang bisa membuat Anda stres saat hamil, seperti perubahan fisik yang membuat ibu hamil tidak nyaman atau kegiatan sehari-hari yang melelahkan. Pengaruh hormon yang berubah, juga bisa membuat ibu hamil mudah stres.

Meski begitu, perlu dipahami bahwa beberapa jenis stres pada ibu hamil dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti tekanan darah tinggi, dan menyebabkan bayi lahir prematur. Namun, apakah stres pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran?

kumparan post embed

Penjelasan soal Benar Tidaknya Stres saat Hamil Bisa Menyebabkan Keguguran

Apakah Stres saat Hamil Dapat Menyebabkan Keguguran? Foto: Freepik

Memang benar bahwa stres yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan ibu hamil. Tetapi tidak ada bukti bahwa stres bisa menyebabkan keguguran, Moms. Seperti yang dijelaskan oleh Dokter Kandungan di Oregon Health and Science University, Rachel Pilliod, MD.

“Tidak jarang ibu hamil khawatir bahwa stresnya dapat menyebabkan keguguran atau keguguran dini. Tetapi, tidak ada banyak data yang menunjukkan bahwa stres berhubungan dengan keguguran,” jelas Pilliod seperti dikutip dari Insider.

Dalam sebuah studi skala besar tahun 2018 juga tidak menemukan hubungan antara stres ibu hamil dengan keguguran. Studi lain juga mengungkapkan bahwa stres ibu tidak berdampak pada aliran darah rahim atau aliran darah tali pusat.

kumparan post embed

Artinya, stres tidak berpengaruh pada akses janin ke nutrisi, dan tidak memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. Institut Nasional Kesehatan Anak dan Pengembangan Manusia di Amerika Serikat juga tidak mencantumkan stres sebagai faktor risiko keguguran.

Namun, stres bisa saja memperburuk penyebab terjadinya keguguran, Moms. Misalnya, seperti studi tahun 2017 yang dikutip dari Scientific Reports, menemukan bahwa faktor psikologis seperti stres dapat meningkatkan risiko penyebab keguguran sekitar 42 persen.

Umumnya, ini karena stres jangka panjang, seperti stres karena masalah ekonomi. Sehingga, stres pada ibu hamil memicu tekanan darah tinggi, dan kondisi ini merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan keguguran.

kumparan post embed

Jadi Moms, stres tidak secara langsung dapat menyebabkan keguguran. Tetapi, dapat memperburuk faktor risiko lain yang memungkinkan terjadinya keguguran.