Bahan Alami pada Sabun Bayi yang Aman untuk Kulit

Memilih sabun untuk bayi jangan tidak boleh sembarangan, Moms. Ya, Anda harus memperhatikan beberapa aspek sebelum membeli sabun bayi, salah satunya adalah bahan atau kandungan di dalamnya.
Ada beberapa bahan untuk sabun yang harus dihindari oleh bayi, seperti niacinamide, gliserin, ceramides, dan alkohol. Kemudian, sabun bayi juga tidak boleh mengandung sulfat, khususnya natrium lauril sulfat.
"Sulfat dapat menyebabkan iritasi kulit dan menghilangkan minyak esensial alami dari lapisan atas kulit yang menyebabkan kulit mengelupas dan kering," kata dr. Rina Allawh, MD, seorang dokter kulit di Montgomery Dermatology di King of Prussia, Pennsylvania, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Healthline Parenthood.
Nah Moms, berikut tujuh bahan alami di sabun bayi yang aman dan menyehatkan kulitnya. Apa saja?
Bahan-bahan Sabun Bayi yang Aman
1. Extra Virgin Olive Oil
Sabun yang terbuat dari extra virgin olive oil, selain digunakan untuk membersihkan kulit, bisa juga jadi pelembap efektif yang membantu melindungi dari infeksi mikroba dan mengurangi peradangan. Bahan ini juga telah terbukti dapat menghaluskan kulit dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas.
2. Minyak Kelapa
Minyak kelapa sangat populer di bidang perawatan kulit karena lemak jenuh di dalamnya terbukti membantu mengecilkan pori-pori, melembabkan kulit kering, dan menghaluskan kulit. Era Organics melansir, sabun berbahan minyak kelapa juga bagus untuk kulit bayi karena terbukti membantu dalam pengobatan dermatitis atopik.
3. Minyak Bunga Matahari
Sabun yang terbuat dari minyak bunga matahari terbukti dapat mengurangi peradangan, menjaga kulit tetap terhidrasi, dan memulihkan kulit yang rusak. Bahan ini juga dapat meningkatkan kesehatan kulit dan mengurangi infeksi pada bayi prematur, Moms.
4. Ekstrak Vanila
Ekstrak vanila tidak hanya memiliki aroma yang segar tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan kulit bayi. Sabun ekstrak vanila biasanya dikemas dengan sifat antibakteri dan antioksidan serta vitamin B, yang membantu kulit melawan infeksi, melindungi dari kerusakan kulit yang disebabkan radikal bebas, dan mengurangi peradangan.
5. Minyak Jojoba
Minyak jojoba telah banyak dikaitkan dengan berbagai manfaat kulit, mulai dari merawat kulit yang rusak, hingga menyembuhkan psoriasis, meredakan peradangan, melembapkan kulit kering, membantu menyembuhkan luka, merangsang sintesis kolagen, dan menghaluskan kulit. Semua manfaat tersebut dihasilkan karena minyak jojoba mengandung antioksidan tinggi, vitamin B kompleks, dan vitamin E.
6. Minyak Lavender
Sama seperti ekstrak vanila, minyak lavender menawarkan lebih dari sekadar aroma yang harum. Sabun berbahan minyak lavender biasanya kaya antibakteri, antijamur, antimikroba, dan antioksidan. Semua manfaat tersebut dapat menyembuhkan kulit yang rusak, mengobati jerawat, dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas.
7. Ekstrak Rosemary
Sabun berbahan ekstrak rosemary, memiliki sifat antioksidan, antimikroba, dan antiseptik yang kuat, dan terbukti bermanfaat dalam pengobatan jerawat, dermatitis, eksim, dan kulit berminyak. Hal ini juga bisa membantu meningkatkan sirkulasi dan meningkatkan penyembuhan sambil meminimalkan kerusakan kulit akibat radikal bebas.
