Kumparan Logo

Bayi Minum Es Teh Seperti Anak Shandy Aulia, Boleh Enggak Sih?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shandy Aulia dan anaknya, Claire. Foto: Instagram/@shandyaulia
zoom-in-whitePerbesar
Shandy Aulia dan anaknya, Claire. Foto: Instagram/@shandyaulia

Teh jadi minuman favorit banyak orang. Tua muda, dewasa maupun anak menyukainya. Tak sedikit juga yang memilih segelas es teh sebagai pilihan pelepas dahaga terutama di siang hari yang terik. Termasuk ibu sekaligus selebriti tanah air, Shandy Aulia.

Ya Moms, belum lama ini Shandy Aulia memperlihatkan momen saat putri semata wayangnya, Claire Herbowo menikmati segelas es teh melalui akun Instagram pribadinya.

instagram embed

“Panas-panas @missclaireherbowo enjoy minum ice tea segerrrrr,” tulis Shandy dalam keterangannya.

Dalam video tersebut, Claire yang berusia 1 tahun itu terlihat sedang asik menyendok es teh dari dalam gelas dan memasukkan ke dalam mulutnya. Menurut Shandy, minuman yang sedang diminum anaknya merupakan es teh tawar atau tanpa gula.

Tapi sebenarnya, bolehkah bayi minum es teh?

Boleh Tidaknya Bayi Minum Es Teh

Bolehkah bayi minum es teh? Foto: Shutterstock

Mengutip Baby Center, seorang Ahli Gizi Sarah Schenker mengatakan, tidak masalah memberikan teh tanpa gula atau pemanis kepada bayi berusia di atas 6 bulan asal tidak dilakukan secara sering.

Penting bagi orang tua untuk tidak memberikan teh kepada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan. Karena bayi hanya membutuhkan ASI atau susu formula sebagai nutrisi utamanya saat itu. Selain itu, pemberian teh kepada bayi di bawah usia 6 bulan juga dapat mempengaruhi pertumbuhan, termasuk berat badan bayi.

kumparan post embed

Today’s Parents melansir, teh chamomile adalah ramuan karminatif, yang artinya dikenal karena kemampuannya mencegah pembentukan gas dan membantu pengeluaran gas, sehingga ideal untuk menenangkan bayi yang rewel.

“Ini membantu mengeluarkan gas dan bekerja pada otot kecil di usus dan melemaskannya,” kata Paula Gardiner, seorang Profesor di Departemen Pengobatan Keluarga di Universitas Massachusetts, Amerika Serikat.

kumparan post embed