Kumparan Logo

Benarkah Rajin Minum Vitamin D saat Hamil Bisa Kurangi Risiko Eksim pada Bayi?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil minum vitamin D. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil minum vitamin D. Foto: Shutterstock

Ibu hamil perlu memperhatikan asupan nutrisi setiap harinya, salah satunya mencukupi kebutuhan vitamin D. Selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tulang, vitamin D juga berguna untuk menunjang perkembangan sel-sel janin di dalam kandungan.

Mengutip Mom Junction, kekurangan vitamin D saat hamil bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti preeklamsia dan diabetes gestasional. Selain itu, ibu hamil akan mudah mengalami masalah tulang, salah satunya nyeri sendi.

Ilustrasi nyeri pinggul. Foto: staras/Shutterstock

Oleh karena itu, ibu hamil perlu mengkonsumsi sebanyak 4000 IU vitamin D setiap harinya. Selain menghindari beberapa gangguan di atas, vitamin D juga berfungsi untuk mencegah terjadinya kelahiran prematur ataupun infeksi. Bahkan, ada juga yang menyebut rajin mengkonsumsi vitamin D saat hamil bisa mengurangi risiko bayi terkena eksim. Benar enggak, ya?

kumparan post embed

Penjelasan soal Rajin Minum Vitamin D saat Hamil Bisa Kurangi Risiko Eksim pada Bayi

Ilustrasi bayi mengalami dermatitis atopik atau eksim. Foto: Shutter Stock

Mengutip Medical Xpress, berdasarkan salah satu hasil penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Dermatology, bayi memiliki risiko lebih rendah terkena eksim atopik di tahun pertama bila sang ibu mengkonsumsi 1000 IU vitamin D setiap harinya sejak usia kehamilan 14 minggu.

Eksim atopik atau dermatitis atopik adalah peradangan kulit yang ditandai dengan kulit kering disertai rasa gatal dan ruam kemerahan. Kondisi ini bisa umumnya muncul di wajah, lengan, dan kaki. Ya Moms, eksim atopik merupakan masalah kulit yang sering terjadi pada anak-anak. Diperkirakan satu dari enam anak berusia 1-5 tahun mengalami eksim atopik.

Ilustrasi ibu hamil minum vitamin. Foto: Shutterstock

Penelitian Maternal Vitamin D Osteoporosis Study (MAVIDOS) yang dipimpin oleh Profesor Keith Godfrey bekerja sama dengan Dr. El-Heis menemukan bahwa bayi dari ibu yang rajin mengkonsumsi vitamin D kemungkinan lebih rendah mengalami eksim atopik pada satu tahun pertama kehidupannya. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui manfaat vitamin D di jenjang usia anak berikutnya.

“Hasil kami menunjukkan bahwa bayi dari ibu yang mengkonsumsi suplemen memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami eksim atopik pada 12 bulan. Kami tidak menemukan efek pada usia 24 bulan dan 48 bulan terkait pengaruh vitamin D selama kehamilan,” kata El-Heis.

Penelitian terbaru MAVIDOS juga melaporkan bahwa mengkonsumsi vitamin D selama kehamilan juga memiliki manfaat jangka panjang untuk kesehatan tulang anak pada usia empat tahun.