Bolehkah Berhubungan Seks saat Hamil 7 Bulan?
ยทwaktu baca 2 menit

Berhubungan seks saat hamil diperbolehkan, asal ada 'lampu hijau' dari dokter atau bidan. Itu lah kenapa, ibu hamil perlu memeriksakan diri secara rutin.
Meski begitu, sebagian ibu hamil ada yang merasa ragu untuk berhubungan seks saat kondisi perutnya semakin membesar. Misalnya saat kehamilan sudah masuk 7 bulan.
Seks saat Hamil 7 Bulan, Yes or No?
Ketika perut sudah semakin membesar, ibu hamil mungkin merasa kurang nyaman saat bercinta, sehingga gairah seks pun jadi menurun. Tak hanya itu, perut yang membesar membuat penetrasi lebih sulit walau dengan mengubah posisi.
Tapi sebenarnya, berhubungan seks di bulan-bulan terakhir sebelum melahirkan justru bisa bermanfaat untuk memperlancar proses persalinan. Ya Moms, saat bercinta, tubuh seseorang banyak melepaskan hormon, seperti hormon oksitosin, endorfin, dan DHEA yang bisa melancarkan proses persalinan.
Meski begitu, gairah seks tiap ibu hamil berbeda. Ada yang kehilangan gairah untuk berhubungan seks saat hamil 7 hingga 9 bulan, ada yang sebaliknya.
Lantas, bagaimana dari sisi keamanannya baik untuk ibu maupun bayi di dalam kandungan?
Amankah Berhubungan Seks saat Hamil 7 Bulan?
Parent 24 melansir, berhubungan seks saat hamil 7 bulan atau lebih tidak akan menyebabkan ibu mengalami persalinan prematur. Kecuali bila ibu hamil mengalami komplikasi kehamilan, seperti air ketuban pecah sebelum waktunya atau pendarahan vagina.
Jadi bila ingin bercinta saat hamil 7 bulan, pastikan dulu kondisi kehamilan Anda baik-baik saja, Moms.
Selanjutnya, ajak suami bicara tentang bagaimana perasaan Anda pada trimester ketiga kehamilan ini.
Katakan pada suami apa yang Anda inginkan ketika berhubungan seks. Misalnya ingin bercinta dengan posisi woman on top yang membuat Anda merasa lebih nyaman dan leluasa mengatur gerak maupun kedalaman penetrasi. Posisi ini juga cenderung aman karena tidak akan membuat perut buncit Anda tertekan.
