Kumparan Logo

Cara Atasi Bayi yang Susah Tidur Akibat Kelelahan

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi Susah Tidur Karena Kelelahan Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Bayi Susah Tidur Karena Kelelahan Foto: Freepik

Ada banyak hal yang membuat bayi susah tidur, salah satunya saat mereka merasa kelelahan. Ya Moms, jika terlalu lelah, bayi cenderung lebih rewel dan juga sulit ditidurkan.

Selain itu, saat bayi kelelahan mereka juga hanya tidur siang sebentar, sering memalingkan pandangan, dan juga melengkungkan punggung. Jika Anda melihat tanda-tanda tersebut, lebih baik sudahi bermain dengan si kecil dan ajak bayi beristirahat.

Lantas, bagaimana cara mengatasi masalah bayi yang susah tidur akibat kelelahan?

kumparan post embed

Tips Atasi Bayi Susah Tidur Karena Kelelahan

Bayi Susah Tidur Karena Kelelahan Foto: Freepik

Memang, akan sulit membuat bayi yang kelelahan untuk tidur. Sehingga, berikut beberapa cara agar bayi yang kelelahan bisa tidur dengan nyenyak.

  • Kenali pola tidur bayi Anda dan cobalah untuk menenangkannya sekitar setengah jam sebelum waktu tidurnya.

  • Jalani rutinitas menjelang tidur, seperti memberinya makan, mandi, membaca buku, menyanyikan lagu pengantar tidur, atau berpelukan. Agar bayi tahu bahwa itu tanda untuk tidur.

  • Pada bayi yang baru lahir, bisa Anda bedong di ruangan gelap tanpa suara sambil Anda gendong dan diayun-ayun.

Jika masih belum berhasil dan bayi terlihat masih kelelahan, konsultasikan lah masalah ini pada dokter anak. Selain itu, orang tua juga perlu tahu cara mencegah bayi kelelahan hingga susah tidur.

kumparan post embed

Cara Atasi Bayi Susah Tidur Tidak Kelelahan

Bayi Susah Tidur Karena Kelelahan Foto: Freepik

Mengutip What to Expect, pastikan Anda memberi banyak kesempatan pada bayi agar memenuhi kebutuhan tidurnya. Jika bayi Anda berusia satu bulan, mereka harus tidur sekitar 14 hingga 17 jam sehari. Dibagi menjadi 8 hingga 9 jam di malam hari dan 7 hingga 9 jam lainnya tidur di siang hari.

Sementara itu, anak usia 2 bulan harus tidur sekitar 12 hingga 16 jam sehari. Usia 3 bulan sekitar 9 hingga 10 jam, 4 bulan harus tidur antara 12 dan 15 jam, dan ketika bayi mendekati usia 6 bulan harus tidur sekitar 9 hingga 11 jam sehari.

Kemudian untuk pencegahan lainnya, Anda harus bisa melihat isyarat tidur bayi. Jika bayi terlihat menggosok mata, menjadi sensitif, menarik telinga atau rambut, menguap dan sebagainya, lebih baik langsung ajak bayi tidur.

Ikuti juga rutinitas waktu tidur yang konsisten setiap malam agar membantu transisi bayi dari waktu bangun ke tidur. Jangan terlalu merangsang bayi sebelum tidur, jadi hentikan bermain sekitar setengah jam sebelum tidur dan pastikan kamar sunyi, jauh dari suara TV.

kumparan post embed