Kumparan Logo

Cara Atasi Puting Lecet saat Menyusui

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menyusui - POTRAIT Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusui - POTRAIT Foto: Shutterstock

Proses menyusui tak selamanya berjalan mulus. Ya Moms, jangan kaget bila suatu saat Anda mengalami berbagai tantangan yang bisa membuat proses menyusui menjadi tidak nyaman. Misalnya saja kondisi puting lecet.

Puting lecet sendiri umum dialami oleh ibu di awal-awal masa menyusui. Penyebabnya beragam, mulai dari posisi menyusui yang salah, pelekatan bayi pada payudara yang tidak tepat hingga pola isap bayi ketika menyusu tidak tepat.

Meski begitu, Anda tetap bisa mencegahnya kok. Misalnya dengan meletakan posisi bayi saat menyusu dengan tepat, sering menyusui dan belilah pompa ASI yang sesuai dengan payudara Anda.

Tapi, bagaimana bila puting sudah terlanjur lecet? Anda tetap bisa mengobatinya, Moms.

menyusui Foto: Shutterstock

Melalui akun YouTube pribadinya, dokter umum sekaligus konselor menyusui, dr. Ameetha Drupadi, CIMI yang praktik di Mayapada Hospital, Jakarta Selatan, memberikan tipsnya sebagai berikut:

  1. Mulai menyusui dari payudara yang tidak sakit. Bila payudara bagian kiri yang sakit, maka Anda bisa memulai menyusui bayi dari payudara sebelah kanan, begitu juga sebaliknya. Namun bila kedua puting payudara lecet, Anda bisa memulai dari mana saja, yang terpenting pelekatannya benar.

  1. Usahakan untuk menyusui bayi sebelum si kecil sangat lapar, agar saat mengisap tidak terlalu kuat. Sebaliknya, bila bayi merasa lapar hingga menangis, ia akan menyusu dengan sangat kuat sehingga memperparah luka di puting.

  1. Perbaiki cara bayi menghisap payudara. Bagaimana caranya? Pastikan bibir bawah atas terbuka lebar sehingga areola masuk semua masuk ke dalam mulut bayi.

  1. Perbaiki cara melepas mulut bayi dari puting. Caranya dengan meletakkan kelingking Anda di ujung mulut bayi, lalu keluarkan puting menggunakan kelingin. “Sehingga ketika bayi menyusu kelingking akan mencungkil dan puting tidak menyakut di mulut bayi,” tambah dokter konselor laktasi di RS Mayapada Jakarta Selatan ini.

menyusui bayi Foto: shutterstock
  1. Jangan bersihkan puting menggunakan sabun atau alkohol. Hal itu bisa menyebabkan payudara menjadi kering. Selain itu, payudara juga memiliki area yang mengandung sebum dan pelumas yang turut hilang bila terkena alkohol atau sabun, efeknya puting bisa semakin lecet.

  1. Keluarkan sedikit ASI untuk dioles ke puting payudara sebelum dan sesudah menyusui. Sebab ASI merupakan antiseptik alami yang dapat mengurangi lecet.

  1. Agar payudara tidak lembap, setelah puting diolesi ASI maka biarkan mengering terlebih dahulu, setelah itu baru kenakan bra.

  1. Usahakan bayi mengisap sebagaian besar areola sampai masuk ke dalam mulutnya. Itu karena di bawah areola terdapat saluran ASI dan kelenjar. Sedangkan bila bayi mengisap di puting saja maka hanya sedikit ASI yang keluar, alhasil si kecil cenderung mengempeng yang dapat menyebabkan puting lecet.

  1. Perhatikan pula pola mengisap bayi baik, apakah ada kelainan di mulutnya atau tidak. Pasalnya bila ada kelainan dapat menyebkan cara mengisap yang salah.

  1. Jika puting lecet tidak membaik segera konsultasi dengan konselor laktasi untuk dicari tahu apakah proses dan cara Anda menyusui dan cara bayi mengisap sudah benar, Moms.