Cara Pilih dan Simpan Tomat untuk MPASI Bayi
ยทwaktu baca 2 menit

Menginjak usia enam bulan, umumnya bayi sudah boleh diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Ya Moms, Anda perlu memberikan variasi rasa agar si kecil tidak bosan, termasuk sayuran dan buah-buahan.
Salah satu buah yang bisa disajikan untuk MPASI bayi adalah tomat. Dikutip dari Mom Junction, tomat adalah makanan serbaguna yang kaya akan senyawa bioaktif dan nutrisi penting, seperti vitamin dan mineral.
Hanya saja, tomat umumnya rasanya asam, Moms. Sehingga, berisiko untuk memicu refleks asam, hingga ruam pada mulut. Oleh karena itu, cobalah untuk memberikan tomat sedikit demi sedikit untuk mengetahui reaksi tubuh si kecil. Selain itu, Anda disarankan untuk memberi tomat tanpa kulit pada bayi yang akan baru mulai MPASI agar lebih mudah dicerna.
Buah berwarna merah ini juga memiliki sejumlah manfaat lain untuk kesehatan bayi, seperti mencegah gangguan pencernaan, menjaga kesehatan tulang dan mata, sumber antioksidan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Nah Moms, berikut beberapa cara memilih dan menyimpan tomat agar aman dikonsumsi bayi.
Cara Pilih Tomat untuk MPASI Bayi
Sebelum dicampurkan pada MPASI bayi, sebaiknya cicipi tomat terlebih dahulu. Tomat yang segar umumnya memiliki aroma netral atau tidak berbau.
Pilihlah tomat yang terlihat bersih dan segar, seperti berwarna cerah (merah, kuning, atau hijau), dan tidak terdapat lubang hitam atau pun noda di kulitnya.
Tomat harus terasa keras saat disentuh. Idealnya, buah tersebut tidak akan hancur bila disentuh.
Cara Simpan Tomat Agar Aman untuk MPASI Bayi
Jika Anda beli tomat mentah, simpanlah di atas meja yang tidak terkena paparan sinar matahari langsung. Ya Moms, cara ini bisa membantu tomat lebih cepat matang.
Hindari simpan tomat mentah di kulkas karena dapat membuat proses pematangan jadi lebih lambat.
Hindari simpan tomat matang pada suhu ruang lebih dari dua atau tiga hari.
Hindari simpan tomat matang di kulkas karena dapat membuat isinya jadi lebih lembek.
Bila belum ingin digunakan, jangan potong atau iris tomat menjadi beberapa bagian. Sebab, hal ini dapat memicu tumbuhnya mikroba yang berbahaya untuk makanan.
