Kumparan Logo

Cara Stimulasi Let-Down Reflex, Penting untuk Dikuasai Semua Ibu Menyusui

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Menstimulasi Let-Down Reflex (LDR) pada Ibu Menyusui Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menstimulasi Let-Down Reflex (LDR) pada Ibu Menyusui Foto: Shutter Stock

LDR atau Let-Down Reflex adalah refleks keluarnya ASI dari payudara. Pada laman resmi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dijelaskan Prolaktin bertanggung jawab untuk membuat ASI lebih banyak, sementara oksitosin memicu LDR. Jadi LDR bisa disebut sebagai rangsangan yang membuat aliran ASI lebih lancar, Moms!

Itu lah kenapa, ibu menyusui perlu memahami apa itu LDR, ciri-ciri hingga cara merangsangnya.

Ya Moms, LDR bisa dirangsang atau stimulasi. Baca terus sampai habis artikel ini untuk memahaminya.

kumparan post embed

Cara Merangsang LDR pada Ibu Menyusui

Cara Menstimulasi Let-Down Reflex (LDR) pada Ibu Menyusui Foto: Shutterstock

Mengutip Very Well Family ada beberapa hal yang dapat dilakukan ibu menyusui untuk merangsang LDR sehingga ASI keluar dengan lancar, yaitu:

  1. Mandi air hangat atau oleskan handuk hangat dan lembab ke payudara sebelum menyusui.

  2. Pijat payudara dengan lembut selama beberapa menit sebelum mulai menyusui, dan lanjutkan saat sedang menyusui.

  3. Duduk atau berbaring dan cari posisi nyaman di tempat yang tenang dan jauh dari gangguan.

  4. Rilekskan tubuh dan pikiran Anda, sehingga bisa merasa tenang dan bebas dari stres.

  5. Melakukan skin to skin contact dengan bayi saat menyusui.

  6. Lihat, sentuh, dan cium bayi ketika menyusui.

  7. Jadikan menyusui sebagai rutinitas yang konsisten, sebab LDR adalah refleks yang dapat dikondisikan atau diajarkan pada tubuh Anda untuk dilakukan pada waktu tertentu.

kumparan post embed

Jika sudah distimulasi, biasanya LDR akan terjadi, dan Anda akan merasakan sensasi geli (tingling). Selain itu, LDR juga akan menyebabkan kram pada bagian rahim di minggu-minggu pertama menyusui, payudara terasa penuh dan kadang benjol, kesemutan dan panas di payudara.

Selain itu bila Anda menemukan ASI merembes ke baju, serta bayi menyusu secara aktif ditandai dengan perubahan irama isapan bayi dari cepat namun dangkal ke isapan dalam dan lambat, artinya Anda juga sedang berada dalam kondisi LDR, Moms.

kumparan post embed