Kumparan Logo

Cerita Zaskia Adya Mecca Tentang Anaknya yang Sakit Hingga Turun Berat Badan

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Zaskia Adya Mecca dan anak ketiganya. Kaba. Foto: Instagram/@zaskiadyamecca
zoom-in-whitePerbesar
Zaskia Adya Mecca dan anak ketiganya. Kaba. Foto: Instagram/@zaskiadyamecca

Anak yang tiba-tiba jatuh sakit sering kali membuat ibu panik dan khawatir. Apalagi, jika si kecil memang mempunyai penyakit cukup parah yang tiba-tiba kambuh. Hal itu pula yang baru-baru ini dirasakan oleh selebriti Tanah Air, Zaskia Adya Mecca.

Ya Moms, Zaskia menceritakan bagaimana ia panik dan tegang saat anak ketiganya, Bhai Kaba yang penyakit asmanya kambuh melalui akun Instagram-nya.

instagram embed

“Paling tegang kalo anak ini yang sakit, karena asmanya lumayan heboh ada sinus juga... kalo sakit sehari aja muka langsung celong keliatan banget ga enak badan..” tulis Zaskia dalam keterangannya.

Menurut Zaskia, Aba mengalami kondisi batuk pilek, sesak napas hingga membuatnya tidak bisa tidur semalaman. Aba baru bisa beristirahat setelah mendapatkan obat dan suntikan. Sayangnya, keesokan harinya Aba malah mengeluh kesakitan pada kaki kirinya dan tidak bisa digerakkan.

“Ku pikir kram aja, jadi ku tenangin.. setelah 1,5jam ko ga kunjung reda ku mulai tegang. suruh jalan dikit dia mau tapi tetep ngeluh sakit..” lanjut Zaskia.

Menurutnya, Aba juga mengalami demam selama seharian, bahkan demamnya tidak kunjung turun setelah minum obat. Akhirnya, ibu 5 ini memutuskan untuk membawa Aba ke dokter.

Setelah beberapa hari sakit, Zaskia kembali memberikan kabar terbaru terkait kondisi anaknya itu. Melalui unggahan terbarunya, Zaskia mengatakan bahwa kondisi Aba sudah mulai membaik setiap harinya.

instagram embed

“Alhamdulillah getting better setiap harinyaa.. walaupun kmrn mendadak kaki kanannya sakit (setelah drama si kaki kiri) padahal antibiotik da abis 3 hari.. kita ambil darah, hasil trombosit tinggi... jadi nambah lagi 3 hari kedepan si antibiotik...” kata Zaskia.

Momen anaknya yang sakit kali ini cukup membuat Zaskia merasa tegang. Untuk itu ia mengaku harus bersyukur saat anaknya sedang berada dalam kondisi sehat. Apalagi, Aba yang sakit selama satu minggu kali ini membuat berat badannya turun 1 kg.

Ya Moms, rasa tegang, panik dan khawatir tentunya wajar dirasakan oleh orang tua saat si kecil jatuh sakit. Meski begitu, saat anak sedang sakit, usahakan tetap lakukan beberapa hal ini, ya.

Yang Bisa Orang Tua Lakukan Saat Anak Sakit

Zaskia Adya Mecca dan anak ketiganya. Kaba. Foto: Instagram/@zaskiadyamecca

1. Berusaha untuk tenang

Meski sulit, tapi cobalah untuk tenang agar suana rumah tak semakin memburuk. Apalagi, jika Anda mempunyai anak lebih dari satu. Jangan buat anak Anda yang lain ikut merasakan kepanikan dan stres Anda ya, Moms. Sikap tenang yang Anda perlihatkan juga dapat membantu si kecil yang sakit merasa lebih rileks.

2. Berikan makanan kesukaannya

Kondisi sakit sering kali membuat nafsu makan anak menurun drastis. Tak heran apabila si kecil akan mengalami penurunan berat badan, meskipun hanya sakit beberapa hari. Cobalah untuk memberikan makanan kesukaan anak untuk membuatnya mau makan. Jangan sampai anak tidak makan sama sekali, sebab hal itu akan membuat tubuhnya semakin lemah.

3. Cukupi kebutuhan cairan

Tubuh anak yang sakit biasanya terlihat lemah dan lesu. Oleh sebab itu, Anda harus mencukupi kebutuhan cairannya dengan memberikan air putih. Mengonsumsi air putih dapat membantu menggantikan cairan yang hilang saat sakit.

Anak Zaskia Adya Mecca saat main kardus. Foto: Instagram/@zaskiadyamecca

4. Pastikan anak cukup beristirahat

Meski hanya sakit batuk dan pilek, penting bagi Anda untuk memberikan waktu yang cukup untuk si kecil beristirahat. Jangan biarkan anak bermain terlalu lama dengan adik atau kakaknya. Selain berisiko untuk menularkan penyakitnya, ia juga akan kehilangan lebih banyak energi. Cobalah untuk menemaninya tidur di kamar agar si kecil merasa lebih nyaman.

5. Perhatikan kebersihan rumah

Virus dan penyakit siap menyerang kapan dan di mana saja. Tak jarang tempat-tempat di dalam rumah yang kita pikir bersih justru merupakan sumber penyakit pada anak. Jadi, pastikan tempat yang sering digunakan anak untuk bermain tetap bersih dan tidak lembap. Rutin mengganti sprei anak satu minggu sekali untuk mencegah debu dan kuman menempel lebih lama.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis

kumparan post embed