Kumparan Logo

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ajarkan Pendidikan Seks pada Anak?

kumparanMOMverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ibu menyiapkan anak berangkat sekolah - NOT COV Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ibu menyiapkan anak berangkat sekolah - NOT COV Foto: Shutterstock

Sebagai orang tua, Anda mungkin merasa bahwa mengajarkan pendidikan seks pada anak adalah hal yang tabu. Misalnya saja, menjelaskan bentuk alat-alat reproduksinya, hubungan lawan jenis, atau bahkan menjawab pertanyaan seputar dari mana datangnya bayi.

Pada akhirnya banyak orang tua yang mengajarkan anaknya secara implisit, sehingga anak sering kali mencari tahu lewat internet atau teman sebayanya yang juga kurang pengetahuan. Padahal sejak anak pra-remaja, orang tua wajib menjadi tempat bertanya dan mendapatkan informasi tersebut.

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengajarkan anak tentang pendidikan seks?

Ilustrasi ibu dan anak Foto: Shutterstock

Psikolog anak Alzena Masykouri, M.Psi mengatakan, sebelum mengajarkan anak pendidikan seks, orang tua harus memahami dulu proses komunikasi yang berlangsung pada si kecil. Anda tidak bisa menyamaratakan cara bicara anak zaman dulu dengan anak zaman sekarang. Ya Moms, orang tua bisa memberikan pendidikan seks sejak dini sesuai dengan tahapan usianya.

"Ketika orang tua harus berbicara tentang pendidikan seksual di kehidupan sehari-hari, harus dilihat dulu sesuai kebutuhan si anak dan umurnya. Tidak bisa menyamaratakan cara bicaranya," kata Alzena saat dikusi di acara peluncuran kampanye '1001 Cara Bicara' beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, untuk anak di usia balita misalnya, bisa dimulai dari memperkenalkan seluruh anggota tubuh dan alat reproduksi, termasuk bagaimana cara merawatnya dengan benar. Selanjutnya pada usia anak sekolah, Anda bisa mengenalkan pengetahuan tentang tubuh, perbedaan laki-laki dan perempuan, serta kebersihan tubuh.

"Nah ketika anak sudah mulai memasuki usia pra-remaja, beritahu mereka bahwa ada bagian-bagian tubuh yang harus dilindungi, dari leher sampai lutut, bagian depan dan bawah, serta belakang itu tidak boleh dipegang oleh siapapun, kecuali ibu atau yang menggantikan peran ibu. Bahkan dokter pun cuma boleh di ruang praktik saja," papar Alzena.

Tahapan Pendidikan Seks Sesuai Usia Anak Foto: Shutterstock

Ketika anak sudah di atas umur 10 tahun, orang tua harus mulai memberi pemahaman tentang pembicaraan batasan pergaulan dan tanda-tanda pubertas. Pada masa ini, orang tua wajib memiliki pengetahuan yang luas, sehingga ketika anak bertanya hal yang sulit, Anda tidak akan bingung dan sudah siap menjawabnya, Moms.

"Saat anak sudah beranjak remaja, orang tua wajib memberitahu mengenai tanggung jawab dan pengendalian diri tentang aktivitas seksual. Harus dibicarakan dengan pihak sekolah juga, namun orang tua harus tetap berkontribusi. Dan jangan lepas tanggung jawab," tutupnya.