Kenapa Perut Ibu Hamil Terasa Berdenyut?

Ada beberapa gejala umum yang biasanya dirasakan ibu hamil, mual dari mual, muntah, gampang lelah dan ngidam. Beberapa ibu hamil, juga umumnya merasakan perutnya terasa berdenyut, namun bukan karena cegukan bayi atau tendangan.
Sebagian orang percaya, perut yang terasa berdenyut itu disebabkan oleh detak jantung bayi. Namun, benarkah hal tersebut?
Penyebab Perut Ibu Hamil Terasa Berdenyut
Sebenarnya, detak jantung bayi tidak bisa dirasakan oleh ibu hamil, apalagi hingga membuat perut ibu hamil berdenyut. Hal ini dijelaskan oleh Ashlyn Biedebach, perawat, doula, dan pakar kehamilan dari By The Brook Birth Doula, Amerika Serikat.
“Biasanya hanya ada gerakan yang dirasakan. Jika detak jantung terasa di perut selama kehamilan, mungkin itu dari bayi yang berbaring di atas aorta ibu, yang berada di bagian atas perut,” jelasnya.
Aorta adalah arteri utama di dalam tubuh, sehingga jika sirkulasinya terganggu maka akan menimbulkan masalah. Healthline melansir, saat hamil, jumlah darah yang beredar ke seluruh tubuh meningkat secara dramatis. Ini berarti ada lebih banyak darah yang dipompa dengan setiap detak jantung, yang dapat membuat denyut nadi di aorta perut lebih terlihat.
Meski aorta tidak berbahaya jika bayi menekannya, namun sebaiknya diminimalisir. Sehingga dokter spesialis kandungan, dr. Kim Langdon, MD, menyarankan ibu hamil untuk tidak tidur atau berbaring telentang, karena beban ekstra dapat menekan aorta. Lebih baik tidur dengan posisi miring ke kiri.
Jika denyut di perut mengganggu, salah satu cara untuk menghentikan denyut tersebut dengan memastikan bahwa Anda terhidrasi dengan baik. “Terus minum air untuk mengurangi denyut di perut,” ujar dr. Kim Langdon, seperti dikutip dari Romper.
Jadi, jika Anda merasa ada denyut nadi di perut, itu mungkin merupakan sinyal bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih banyak air, Moms. Minumlah sedikit air dan rasakan apakah ada keluhan lain seperti pusing. Jika semakin mengganggu, lebih baik langsung berkonsultasi ke dokter kandungan Anda.
