Kumparan Logo

Kenapa Si Kecil Terlambat Bicara Seperti Anak Shireen Sungkar?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keluarga Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu. Foto: Instagram/@shireensungkar
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu. Foto: Instagram/@shireensungkar

Bagi orang tua, menyaksikan setiap tahap perkembangan anak tentu terasa istimewa. Misalnya saat si kecil belajar merangkak, berjalan hingga mulai bicara menjelang usia balita.

Meski begitu, orang tua perlu memahami bahwa perkembangan setiap anak berbeda-beda. Terkait keterampilan bahasa misalnya, ada anak yang sudah lancar berbicara sebelum usia 2 tahun namun ada juga yang belum bisa bahkan hingga berusia 3 tahun atau lebih.

Hal itu pula yang kini dialami oleh selebriti sekaligus ibu, Shireen Sungkar. Ya Moms, baru ini-ini Shireen mengungkapkan kondisi putri bungsunya, Cut Shafiyyah Mecca Alfatih yang ternyata mengalami speech delay atau keterlambatan bicara melalui akun Instagram pribadinya.

instagram embed

“MasyaaAllah. Sayang ku si kalem yang masyaaAllah. Banyak yang tanya Dek Sya Fkok jarang in frame,” tulis ibu 3 anak itu dalam keterangannya.

Menurut Shireen, putri bungsunya yang kerap disapa Dek Sya itu memang dikenal kalem dan lebih sering bermain sendiri. Selain itu, Shireen juga menjelaskan bahwa Dek Sya rupanya mengalami speech delay dan kini sedang menjalani terapi.

Lantas, sebenarnya apa yang yang menyebabkan anak mengalami speech delay seperti anak Shireen Sungkar?

Penyebab Anak Terlambat Bicara

Ilustrasi Anak Bicara Foto: Shutter Stock

1. Masalah oral-motorik

Dikutip dari Kids Health, banyak anak dengan keterlambatan bicara memiliki masalah oral-motorik. Ini terjadi ketika ada masalah di area otak anak yang bertanggung jawab untuk fungsi berbicara.

Hal ini membuat si kecil sulit untuk mengkoordinasikan bibir, lidah, dan rahang untuk membuat suara ucapan. Anak-anak ini juga mungkin memiliki masalah motorik-oral lainnya, seperti masalah makan.

2. Masalah pendengaran

Ilustrasi telinga anak Foto: Shutterstock

Masalah pendengaran seperti infeksi telinga kronis juga dapat mempengaruhi kemampuan bicara pada anak. Anak-anak yang mengalami kesulitan mendengar mungkin mengalami kesulitan untuk mengatakan, memahami, meniru, dan menggunakan bahasa.

3. Masalah mulut

Healthline melansir, keterlambatan bicara pada anak dapat mengindikasikan adanya masalah pada mulut, lidah, atau langit-langit mulut. Kondisi ini biasanya disebut dengan ankyloglossia atau tongue tie atau lidah yang terhubung ke dasar mulut.

Hal ini dapat membuat anak sulit untuk membuat suara tertentu, terutama menyebutkan bunyi huruf D, L, R, S, T dan Z, atau yang biasa kita sebut dengan cadel.

kumparan post embed

4. Kurangnya stimulasi

Lingkungan memainkan peran penting dalam perkembangan bicara dan bahasa pada anak. Kurangnya stimulasi secara verbal dan non verbal dari kedua orang tua juga dapat membuat anak tidak mencapai tonggak perkembangan bahasanya dengan baik.

5. Masalah neurologis

Moms, gangguan neurologis tertentu rupanya dapat mempengaruhi otot yang diperlukan untuk berbicara. Mulai dari cerebral palsy, distrofi otot hingga cedera otak traumatis.

kumparan post embed

6. Gangguan spektrum autisme

Masalah bicara dan bahasa sangat sering terlihat pada anak yang memiliki gangguan spektrum autisme. Tanda-tanda yang biasa ditunjukkan anak adalah melakukan pengulangan frasa (echolalia), perilaku berulang, gangguan komunikasi verbal dan nonverbal, gangguan interaksi sosial dan regresi bicara dan bahasa.

Mana yang jadi penyebab anak Shireen Sungkar terlambat bicara? Shireen tidak menjelaskannya, Moms. Jadi kita doakan saja terapi yang tengah dijalani sang anak lancar. Semangat terus Shireen dan Dek Sya!

Penulis: Hutri Dirga Harmonis