Kumparan Logo

Keputihan saat Hamil Muda, Apakah Wajar?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keputihan saat hamil. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Keputihan saat hamil. Foto: Getty Images

Saat hamil muda, ada banyak kejutan yang mungkin dihadapi atau dirasakan calon ibu. Umumnya kejutan-kejutan ini muncul karena berbagai perubahan tubuh yang ibu alami. Salah satunya masalah keputihan saat hamil muda.

Ya Moms, sebagian ibu hamil mengalami keputihan saat hamil muda. Keputihan ditandai dengan keluarnya lendir yang lengket, putih, atau kuning pucat dari vagina. Biasanya keputihan dimulai sejak awal trimester pertama dan selama kehamilan.

Tetapi, apakah kondisi ini wajar? Atau justru perlu diwaspadai karena merupakan tanda bahaya?

kumparan post embed

Keputihan saat Hamil Muda

Keputihan saat hamil. Foto: Shutter Stock

Menurut dr. Sheryl Ross, Dokter Kandungan dan Pakar Kesehatan Wanita di Providence Saint John’s Health Center di Santa Monica, California, Amerika Serikat, salah satu tanda awal kehamilan adalah peningkatan keputihan atau bisa disebut juga dengan leukorea.

Very Well Family melansir, selama kehamilan, leukorea mungkin menjadi lebih terlihat. Keputihan ini sering kali meningkat karena bertambahnya aliran darah ke vagina dan meningkatkan hormon kehamilan seperti estrogen. Peningkatan aliran darah dan hormon kehamilan menstimulasi selaput lendir di vagina, yang menyebabkan peningkatan keputihan.

kumparan post embed

Sehingga, keputihan saat hamil muda sangat wajar selama bentuknya tipis, bening atau putih susu dan berbau ringan. Menurut National Health Service, layanan kesehatan masyarakat di Britania Raya, keputihan bahkan dapat membantu mencegah infeksi yang menyebar dari vagina ke rahim, Moms.

Keputihan ini tidak berbahaya dan bukan tanda adanya masalah dengan kehamilan. Bahkan mungkin produksinya akan meningkat hingga menuju persalinan.

Tak hanya itu, kita juga bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah keputihan saat hamil? Yuk, pahami caranya dengan membaca artikel berikut ini.

kumparan post embed