kumparan
30 Oktober 2019 19:25

Lebih Baik Mana, Pakai Pembalut atau Menstrual Cup saat Haid?

Menstrual cup dan pembalut. (PTR)
Menstrual cup dan pembalut. Foto: Shutterstock
Moms, jika selama ini Anda selalu menggunakan pembalut untuk menadah darah saat haid, kini Anda punya pilihan lain, yaitu menstrual cup.
ADVERTISEMENT
Mengutip Healthline, menstrual cup adalah alat kesehatan yang bentuknya seperti corong minyak, dengan ukuran lebih kecil dan terbuat dari silikon berbahan aman untuk tubuh.
Jika cara menggunakan pembalut adalah dengan menempelkannya ke celana dalam, penggunaan menstrual cup berbeda, Moms. Penggunaan alat ini dilakukan dengan memasukkannya ke dalam vagina.
Lantas, lebih baik mana ya, menggunakan menstrual cup atau pembalut saat haid?
Menstrual cup dan pembalut.
Menstrual cup dan pembalut. Foto: Shutterstock
Sebelumnya, ketahuilah bahwa menstrual cup ataupun pembalut sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. Penggunaan pembalut memang jauh lebih praktis dibanding menstrual cup. Ya Moms, setelah selesai dipakai, Anda bisa langsung membuangnya.
Namun, penggunaan pembalut diklaim kurang ramah lingkungan. Menurut data dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pembalut menjadi salah satu pencemar paling tinggi di Indonesia. Tercatat dalam satu bulannya, pembalut bisa menyumbangkan sampah hingga 1,4 miliar buah.
ADVERTISEMENT
Penggunaan menstrual cup sendiri memang lebih ramah lingkungan. Hal itu karena, menstrual cup bisa digunakan berulang kali. Satu buah menstrual cup bisa digunakan hingga 5 tahun.
Menstrual cup.
Menstrual cup. Foto: Shutterstock
Menstrual cup juga tidak mengandung bahan pemutih seperti yang terdapat pada kandungan bahan pembalut. Selain itu, cangkir menstruasi ini juga bebas pewangi buatan yang mana terbuat dari bahan kimia. Dengan menggunakan menstrual cup, Anda bisa terhindar dari paparan bahan kimia yang bisa membuat area vagina gatal atau iritasi.
Meski begitu, menggunakan menstrual cup saat haid memang harus lebih hati-hati, Moms. Mengutip WebMD, Anda harus benar-benar memastikan ukuran menstrual cup yang Anda gunakan pas. Sehingga Anda mungkin perlu mencoba beberapa ukuran terlebih dahulu sebelum menemukan yang paling cocok. Hal tersebut bahkan bisa menjadi lebih sulit bila Anda memiliki kondisi tertentu, seperti rahim yang miring atau turun, serta fibroid--pertumbuhan sel yang tidak normal pada rahim.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, setelah menemukan ukuran yang pas, Anda juga perlu berlatih menggunakannya. Jika pemasangannya kurang tepat, maka risiko 'bocor' sangatlah besar.
Ilustrasi pembalut
Ilustrasi pembalut Foto: Shutterstock
Nah jelas sudah, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki pembalut dan menstrual cup, keduanya sama-sama berfungsi baik untuk menadah darah haid.
Jika selama ini Anda terbiasa menggunakan pembalut, tak ada salahnya untuk mencoba menstrual cup. Dengan begitu, Anda bisa menentukan sendiri, mana yang lebih nyaman digunakan saat haid, apakah pembalut atau menstrual cup.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan