Lebih Baik Mana, Salted atau Unsalted Butter untuk MPASI Bayi?

7 Juli 2019 12:39 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Unsalted Butter Foto: Anna Hoychukr/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Unsalted Butter Foto: Anna Hoychukr/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Membuat MPASI bayi tak boleh sembarangan. Tak cuma soal rasa, kita harus mempertimbangkan keseimbangan nutrisi, teksturnya karena sistem pencernaan bayi berbeda dengan orang dewasa.
ADVERTISEMENT
Tapi bukan berarti kita tidak bisa membuat MPASI yang bervariasi untuk si kecil lho, Moms. MPASI tak melulu harus direbus atau kukus saja, misalnya. Boleh kok, menumis bahan-bahan MPASI dengan butter alias mentega.
Ada dua jenis butter yang banyak tersedia di pasaran, yakni salted butter atau mentega asin dan unsalted butter, yakni mentega tawar.
Mana yang lebih baik untuk membuat MPASI bayi?
Ilustrasi bayi makan MPASI. Foto: Shutterstock
Jawabannya tergantung usia bayi, Moms. Mengutip laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), MPASI untuk bayi usia di bawah 1 tahun, sebaiknya mengandung garam sesedikit mungkin.
Sampai berusia 12 bulan, bayi hanya membutuhkan kurang dari 1 gram garam (atau 0,4g sodium) setiap hari. Tanpa diberi garam tambahan pada MPASI-nya, bayi umumnya telah mendapatkan kebutuhan garam harian dari ASI atau susu formula yang ia minum. Bila Anda tambahkan lagi, artinya bayi akan mengonsumsi garam berlebihan.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, American Academy of Pediatrics (AAP) tidak merekomendasikan garam tambahan untuk makanan bayi bahkan anak-anak. Konsumsi garam berlebih akan memperberat kerja ginjal dan meningkatkan tekanan darah bayi.
Nah Moms, karena salted butter mengandung garam, sebaiknya gunakan unsalted butter (UB) untuk MPASI bayi di bawah 1 tahun. Menggunakan UB juga merupakan mencegah bayi mengkonsumsi garam berlebihan.
MPASI Bayi. Foto: Shutter Stock
Lantas bagaimana dengan rasanya? Bila menteganya tanpa garam, apakah rasanya jadi hambar? Bisa-bisa nanti si kecil tidak suka!
Eits, tunggu dulu, Moms! Justru pada usia dini Anda perlu membentuk selera anak sehingga ia tumbuh menyukai makanan yang minim garam hingga kelak dewasa. Lebih sehat, kan?
Ilustrasi Garam Foto: Pixabay
Sementara untuk bayi di atas usia satu tahun, boleh saja Anda menggunakan salted butter untuk membuat makanan si kecil tapi sebaiknya tidak terlalu sering. Sebab anak-anak pun pada dasarnya juga membutuhkan hanya sedikit garam.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, balita usia 1-3 tahun hanya butuh 1 gram garam per hari. Sedangkan anak usia 4-9 tahun butuh 1,2 gram per hari. Kebutuhan ini pun sebenarnya bisa dengan mudah terpenuhi dari berbagai bahan makanan alami tanpa perlu menggunakan salted butter.
Jadi Moms, sebaiknya gunakan unsalted butter untuk MPASI bayi. Hal ini juga berlaku untuk bahan makanan lainnya, sebaiknya pilih yang rendah kandungan garam. Anda bisa memeriksa kandungan garam pada tabel nilai gizi pada kemasan makanan.