Manfaat Hati Ayam untuk MPASI Bayi

Tidak perlu ragu untuk memberikan hati ayam sebagai menu MPASI bayi Anda. Sebab, hati ayam terbukti memiliki beragam manfaat untuk kesehatan bayi.
Selain bergizi, hati ayam juga cenderung murah dari pada sumber protein hewani lainnya seperti ayam atau daging sapi. Jadi, hati ayam bisa divariasikan sebagai makanan bayi.
Lalu, apa saja ya, manfaat hati ayam untuk kesehatan bayi?
Manfaat Hati Ayam untuk MPASI Bayi
Mengutip laman Weston A. Price Foundation, organisasi nirlaba Amerika Serikat yang fokus pada pendidikan dan penelitian makanan bernutrisi, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari makan hati ayam, yakni:
Protein berkualitas tinggi
Sumber vitamin A alami dan terkonsentrasi
Sumber vitamin B, terutama vitamin B12
Sumber asam folat yang sangat baik
Memiliki banyak zat besi
Mengandung tembaga, seng, dan kromium. Hati adalah sumber tembaga terbaik
CoQ10, nutrisi yang sangat penting untuk fungsi kardiovaskular
Sumber purin yang baik, senyawa yang mengandung nitrogen yang berfungsi sebagai prekursor untuk DNA dan RNA
Selain itu, hati ayam juga mengandung semua 9 asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Semua nutrisi tersebut bisa mencegah anemia, menjaga kesehatan jantung, hingga kesehatan organ.
Salah satu peran hati ayam juga adalah menetralkan racun, seperti obat-obatan hingga bahan-bahan kimia. Jadi, jika Anda pernah mendengar hati mengandung racun, itu salah ya, Moms, karena hati ayam tidak menyimpan racun.
dr. Dini Adityarini SpA, Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi, juga memastikan hati ayam boleh dikonsumsi oleh bayi.
"Boleh-boleh saja, malah dianjurkan (makan hati ayam)," jelas dokter yang praktik di RSIA Kendangsari Merr Surabaya ini.
Tips Memilih Hati Ayam
Nah Moms, untuk memastikan hati ayam tersebut layak diolah untuk makanan bayi atau tidak, pastikan Anda bisa memeriksa tanda-tanda ini, seperti yang disarankan oleh Ahli Gizi, dr. Tan Shot Yen pada kumparanMOM beberapa waktu lalu.
Warnanya merah "hati". Bukan pucat, bukan terlalu gelap.
Permukaannya licin dan rata.
Ujung organ hatinya lancip dan tegas.
Tidak terlihat bolong-bolong.
Jika dibelah tidak pecah seperti bubur.
Saluran yang nampak di dalamnya hanya pembuluh darah dan saluran empedu.
Tidak terlihat gelembung atau "kista" seperti kantong kecil berisi cairan atau tonjolan.
Tidak berbau busuk.
Jika sudah mengetahui manfaat dan cara memilih hati ayam yang baik, jangan ragu untuk memberikan jenis protein ini kepada bayi Anda ya, Moms.
