Manfaat Terung untuk Ibu Hamil
ยทwaktu baca 2 menit

Ibu hamil perlu makan makanan yang bergizi. Dalam pedoman gizi seimbang, ada beberapa pesan pokok. Salah satunya, banyak makan sayuran dan buah. Salah satu sayuran yang bisa Anda konsumsi saat hamil adalah terung.
Ya Moms, terung merupakan sumber vitamin penting seperti vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin E dan niacin. Tak ketinggalan, terung juga mengandung kalium, tembaga, mangan, dan juga zat besi.
Dengan banyaknya nutrisi dalam terung, tak heran jika sayuran ini bisa memberi banyak manfaat bagi ibu hamil. Apa saja?
Macam-macam Manfaat Terung untuk Ibu Hamil
1. Mengandung Folat
Terung merupakan salah satu sayuran yang mengandung banyak folat, Moms. Folat sendiri sangat penting untuk perkembangan otak dan kemampuan kognitif bayi di dalam kandungan.
Selain itu, folat juga dapat mengurangi risiko cacat tabung saraf dan membantu perkembangan sel darah merah.
2. Mengatur Kadar Gula
Dalam buku panduan National Health Mission India, terung dikatakan dapat mengontrol kenaikan kadar gula pada ibu hamil. Sehingga, terung dapat membantu mengatur kadar gula ibu hamil, apalagi jika Anda memiliki risiko diabetes gestasional.
3. Mengatur Tekanan Darah
Kandungan bioflavonoid yang ada dalam terung, cenderung dapat mengontrol tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, dan juga mencegah risiko komplikasi kesehatan selama kehamilan.
4. Menyehatkan Pencernaan
Serat makanan dalam terung dapat membantu meredakan sembelit dan juga meningkatkan penyerapan nutrisi.
5. Mengurangi Kolesterol Jahat
Seperti dikutip dari Mom Junction, terung juga dipercaya dapat mengurangi kolesterol berbahaya dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah ibu hamil.
Yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil saat Makan Terung
Meski bisa memberi banyak manfaat, sebaiknya ibu hamil tidak makan terung berlebihan. Sebab terung mengandung fitohormon yang dapat merangsang menstruasi.
Menurut buku The way of Ayurvedic Herbs, makan terung dalam jumlah berlebih, diyakini dapat menginduksi persalinan.
Selain itu, jangan pernah makan terung mentah atau setengah matang, karena dapat menyebabkan masalah pencernaan dan juga alergi. Apalagi terung bisa saja mengandung toksoplasmosis, yang dapat menular ke bayi di dalam kandungan dan meningkatkan risiko kelahiran prematur.
