Kumparan Logo

Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Akan Diterapkan Tahun Ajaran 2022/2023

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pendidikan Pancasila akan diajarkan di satuan pendidikan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pendidikan Pancasila akan diajarkan di satuan pendidikan. Foto: Shutter Stock

Mulai tahun ajaran 2022/2023, mata pelajaran Pendidikan Pancasila ditetapkan dalam Kurikulum Merdeka dan berlangsung pada 140 ribu sekolah/madrasah yang mengimplementasikan kurikulum tersebut. Ya Moms, penerapan pelajaran Pendidikan Pancasila ini akan dilaksanakan mulai dari satuan pendidikan jenjang PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, hingga Pendidikan Tinggi.

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkapkan penerapan mapel Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka ini merupakan wujud cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang hidup berdampingan dengan semangat bergotong royong di tengah keberagaman.

“Implementasi Pendidikan Pancasila melalui Kurikulum Merdeka mengedepankan proses belajar yang menyenangkan dan relevan sehingga anak-anak kita memahami cara mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari,” kata Nadiem saat acara Pencanangan Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Pendidikan Nasional yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur, dikutip dari laman Kemendikbud.

Dukungan Pendidikan Pancasila lewat pendidikan diberikan BPIP dengan menyusun 15 buku ajar Pendidikan Pancasila, mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi. Sesuai dengan UU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, buku yang disusun BPIP ini menjadi salah satu rujukan utama Pendidikan Pancasila, bersamaan dengan buku yang juga disusun oleh Kemendikbud.

Ilustrasi anak sekolah dasar belajar pendidikan Pancasila. Foto: Feny Selly/ANTARA FOTO

“Selain itu, melalui unit kerja Pusat Penguatan Karakter, kami juga mengkampanyekan enam profil Pelajar Pancasila sebagai tujuan besar dari pendidikan karakter berbasis Pancasila. Enam profil tersebut diambil dari nilai-nilai Pancasila, yang meliputi: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif,” jelas Nadiem.

Mengembangkan Pendidikan Pancasila Lewat Kurikulum Merdeka

Dengan adanya pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka, Nadiem berharap semua pihak bisa berkolaborasi untuk membentuk karakter generasi penerus yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Senada dengan Nadiem, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengungkapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 mengamanatkan Pendidikan Pancasila menjadi muatan wajib di dalam kurikulum nasional.

Ilustrasi Garuda Pancasila. Foto: Shutter Stock

“BPIP sebagai lembaga yang membina ideologi Pancasila terus berkolaborasi erat dengan Kemendikbudristek dalam mengembangkan bahan ajar terkait Pendidikan Pancasila,” ucap Yudian.

Sementata itu, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo menegaskan Kemendikbudristek terus bekerja sama dengan BPIP dalam mengembangkan kurikulum, terutama pengembangan capaian pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.

“Kurikulum tersebut sudah mencakup empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” tutup Anindito.

kumparan post embed