Kumparan Logo

Penyebab Cacat Lahir pada Bayi

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi baru lahir dengan rambut lebat. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi baru lahir dengan rambut lebat. Foto: Shutter Stock

Semua ibu hamil tentunya ingin melahirkan bayi yang sehat dan tanpa kekurangan satu apapun. Meski begitu, menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan ada 6 persen bayi di seluruh dunia yang lahir dengan kelainan bawaan atau cacat lahir, yang mengakibatkan ratusan ribu bayi meninggal.

Ya Moms, cacat lahir dapat menyebabkan bayi meninggal, namun beberapa di antaranya juga masih bisa diobati. Pilihan pengobatannya antara dibedah atau pun non-bedah, seperti bibir dan langit-langit mulut sumbing, kaki pengkor, atau hernia.

kumparan post embed

Kemudian cacat jantung, cacat tabung saraf, dan down syndrome juga bisa diobati tetapi dapat menyebabkan dampak seumur hidup. Lantas, apa sebenarnya penyebab dari cacat lahir pada bayi?

Penjelasan soal Penyebab Cacat Lahir pada Bayi

Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock

Sekitar 50 persen dari cacat lahir pada bayi sulit dicari penyebab spesifiknya. Namun menurut WHO, penyebabnya bisa karena cacat gen tunggal, kelainan kromosom, kombinasi masalah genetik dan lingkungan, teratogen lingkungan, dan defisiensi mikronutrien.

Cacat lahir karena cacat gen tunggal, merupakan kelainan genetik yang dapat diturunkan dari orang tua yang memiliki kelainan yang sama. Ada beberapa jenis cacat gen tunggal, seperti warisan resesif autosomal, yakni kelainan genetik yang dapat diturunkan kepada anak jika kedua orang tua membawa gen cacat yang sama seperti anemia sel sabit.

kumparan post embed

Lalu, kelainan kromosom biasanya terjadi jika seorang bayi lahir tanpa 46 kromosom, atau ketika potongan kromosomnya hilang atau terduplikasi. Hal itu menyebabkan anak berperilaku berbeda dari anak seusianya, atau ternyata membuat seorang anak mengalami down syndrome.

Beberapa bayi juga dapat memiliki cacat lahir jika terkontaminasi lingkungan yang tidak sehat. Misalnya, jika ibu mengonsumsi obat-obatan, alkohol, atau ibu memiliki penyakit yang dapat meningkatkan kemungkinan bayi lahir dengan cacat.

Cara Mencegah Cacat Lahir pada Bayi

Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: Shutterstock

Meski demikian, beberapa cacat lahir dapat dicegah melalui skrining, vaksinasi, dan makanan pokok yang terfortifikasi dengan nutrisi seperti asam folat dan yodium. Selain itu, perawatan antenatal juga dapat mencegah cacat lahir pada bayi.

Lalu apa lagi? Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan ibu selama kehamilan supaya bayi terhindar dari cacat lahir, seperti dikutip dari Boston Children’s Hospital:

  • Berhenti merokok

  • Makan makanan yang sehat

  • Menjaga berat badan yang sehat

  • Kendalikan penyakit seperti diabetes atau tekanan darah tinggi

  • Mengkonsumsi asam folat

  • Hindari paparan alkohol dan obat-obatan yang berbahaya selama kehamilan

  • Hindari paparan zat berbahaya

  • Jangan makan makanan mentah

  • Minum vitamin setiap hari

Nah, Moms, itu dia yang bisa Anda lakukan supaya bayi terhindar dari cacat lahir.

kumparan post embed