Kumparan Logo

Penyebab Kehamilan Kedua Terasa Lebih Berat daripada yang Pertama

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kehamilan kedua yang terasa berat. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kehamilan kedua yang terasa berat. Foto: Shutter Stock

Beberapa ibu yang sudah pernah melahirkan mungkin merasa lebih siap untuk hamil lagi dan menambah momongan. Sebab, mereka sudah punya pengalaman dari kehamilan pertama, sehingga punya gambaran yang lebih jelas terkait apa yang akan terjadi. Namun ternyata tak sedikit ibu yang merasa kehamilan keduanya lebih berat dibanding yang pertama, lho.

Ya Moms, mengutip What to Expect, kehamilan kedua memiliki perbedaan secara fisiologis dibanding kehamilan pertama. Hal itu membuat kehamilan tersebut terasa lebih berat dari yang sebelumnya. Mengapa demikian? Berikut beberapa hal yang menjadi penyebabnya.

Penyebab Kehamilan Kedua Terasa Lebih Berat

Ilustrasi ibu hamil. Foto: aslysun/Shuttterstock

1. Menyadari Kehamilan Lebih Cepat

Saat hamil untuk pertama kalinya, ibu umumnya terlambat menyadari hal tersebut sebelum melakukan tes kehamilan. Namun pada kehamilan kedua Anda mungkin sudah menyadari sejak awal sehingga lebih cepat merasakan gejalanya.

2. Beberapa Gejala Terasa Kurang Jelas

Meski dapat merasakan kehamilan lebih cepat, beberapa ibu mungkin cenderung mengabaikan gejala yang muncul karena ‘rasanya’ yang terasa kurang jelas. Gejala yang sering diabaikan yaitu nafsu makan yang menurun dan nyeri di payudara. Akibatnya, hal tersebut berdampak pada kesehatan ibu secara keseluruhan.

3. Merasa Lebih Lelah

ilustrasi ibu hamil kelelahan. Foto: Shutterstock

Salah satu dampak dari mengabaikan gejala kehamilan adalah Anda jadi sering merasa lelah. Selain itu, karena sudah memiliki anak pertama, ada tanggung jawab lain yang mungkin perlu Anda lakukan, sehingga membuat Anda harus lebih banyak beraktivitas dibanding saat hamil pertama kali.

4. Perut Cepat Membesar

Otot perut dan rahim yang sudah meregang saat kehamilan pertama membuatnya lebih longgar, sehingga perut Anda mungkin akan cepat membesar dan terasa lebih berat dari kehamilan sebelumnya. Akibatnya, Anda mungkin akan sering mengalami nyeri di punggung akibat beban perut tersebut.

5. Lebih Cepat Menyadari Gerakan Janin

Ilustrasi ibu hamil menyadari gerakan janin. Foto: Shutterstock

Belajar dari pengalaman hamil sebelumnya, pada kehamilan kedua ini Anda mungkin akan menyadari gerakan janin lebih cepat. Pada kehamilan kedua, kondisi ini biasanya dirasakan saat kandungan memasuki usia 4 bulan.

6. Lebih Sering Mengalami Kontraksi Palsu

Pada kehamilan kedua, Anda mungkin akan lebih sering mengalami kontraksi palsu atau kontraksi braxton-hicks. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh gerakan janin yang terlalu aktif, melakukan olahraga yang berlebihan, membawa beban barang yang berat, dehidrasi, hingga hubungan seks.

kumparan post embed