Perubahan di Dalam Payudara Setelah Menyusui

Tak hanya kehamilan, menyusui juga menyebabkan banyak perubahan pada tubuh ibu. Ya Moms, saat memproduksi ASI, kondisi payudara ibu tidak sama lagi seperti sebelumnya. Meski begitu, kondisi ini normal terjadi pada semua wanita.
Beberapa perubahan yang umum terjadi pada payudara setelah menyusui seperti ukuran dan tekstur yang tampak mengendur, serta kemunculan stretch mark. Hal ini wajar saja terjadi, sebab, hamil dan menyusui menyebabkan payudara membesar melebihi kapasitas elastisnya.
Lebih dari itu, perubahan payudara setelah menyusui ternyata tidak hanya terjadi secara fisik bagian luar, Moms. Lantas, apa yang terjadi di dalam payudara setelah menyusui?
Perubahan di Dalam Payudara Setelah Menyusui yang Jarang Diketahui
Perubahan secara fisik di bagian luar pada payudara setelah menyusui sangat mudah untuk disadari. Namun, penelitian di The University of Manchester menunjukkan, ada perubahan yang terjadi di dalam payudara ibu ketika produksi ASI berhenti.
Menurut penelitian tersebut, sel-sel penghasil ASI di dalam payudara sebenarnya dikonsumsi oleh sel-sel lain di dalam tubuh saat produksi susu berhenti setelah anak disapih. Mengutip Parents, proses ini disebut dengan apoptosis yang terjadi secara alami pada ibu setelah masa menyusui usai.
“Kami menemukan bahwa sel-sel lain dapat menghilangkan sejumlah sel penghasil susu yang berlebihan setelah masa menyapih,” kata Nasreen Akhtar, Ph.D, seorang peneliti yang terlibat dalam studi tersebut.
Yang perlu dipahami, hal ini juga bisa terjadi pada ibu yang berhenti menyusui bayi karena kondisi tertentu seperti masalah medis. Inilah yang menjadi alasan ibu disarankan untuk lebih sering menyusui atau mengosongkan payudara agar produksi ASI berjalan lancar –terutama jika bayi masih dalam masa pemberian ASI eksklusif.
Kendati demikian, apoptosis sebenarnya merupakan proses yang bisa saja menyebabkan kerusakan jaringan payudara. Namun, para peneliti mengungkapkan, kebanyakan ibu tidak merasakan apapun terhadap proses ini seperti timbulnya peradangan atau rasa sakit.
Profesor biologi di The University of Manchester yang juga bagian dari penelitian tersebut, Charles Streuli mengungkapkan bahwa temuan tersebut dapat membantu para dokter untuk mengatasi masalah kanker payudara di masa depan dengan cara yang sama. Artinya, proses apoptosis setelah menyusui adalah normal dan tidak berbahaya bagi Anda ya, Moms.
