Kumparan Logo

Puting Nyeri dan Terasa Terbakar Usai Menyusui, Kenapa Ya?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puting Terasa Terbakar Usai Menyusui, Kenapa Ya? Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Puting Terasa Terbakar Usai Menyusui, Kenapa Ya? Foto: Freepik

Sebagian ibu merasa kesakitan usai menyusui bayinya. Sakit yang dirasakan ibu menyusui pun macam-macam. Beberapa di antaranya merasakan sensasi terbakar.

Ada banyak penyebab mengapa puting bisa terasa terbakar usai menyusui. Salah satunya karena iritasi yang disebabkan pelekatan yang salah pada bayi. Sehingga puting mendapatkan tekanan ekstra karena bayi tidak menghisap areola ibu. Berikut penjelasan lengkapnya.

Kenapa Puting Terasa Terbakar Usai Menyusui?

Puting Terasa Terbakar Usai Menyusui, Kenapa Ya? Foto: Freepik

Jika puting terasa terbakar karena salah pelekatan, ajarkan bayi cara pelekatan yang benar dengan memastikan mulutnya menutupi seluruh area areola Anda, Moms. Apabila puting semakin terasa terbakar dan Anda jadi kesulitan menyusui, lebih baik langsung temui konselor laktasi untuk meminta bantuan.

Puting Terasa Terbakar Usai Menyusui, Kenapa Ya? Foto: Nadia P/ kumparan.

Selain karena pelekatan, puting terasa terbakar juga bisa karena sariawan puting. Ini adalah jenis infeksi jamur yang terjadi karena tertular bayi yang sedang sariawan atau sebaliknya. Sariawan puting sering bermula di satu payudara dan bisa menyebar ke payudara lainnya.

Bukan hanya terasa terbakar, sariawan puting juga bisa menyebabkan nyeri payudara ekstrem yang terus menerus atau muncul ketika sedang menyusui, rasa sakitnya tajam, menusuk, dan panas usai menyusui. Kulit puting dan areola berkilau dan mengelupas, lalu ada nyeri menusuk di belakang puting Anda.

Jika merasakannya, langsung temui dokter dan minta krim antijamur yang aman jika bayi harus menyusu.

kumparan post embed

Puting terbakar juga bisa karena pembengkakan payudara, apalagi pada minggu pertama setelah melahirkan saat ASI baru keluar. Ini juga bisa terjadi saat bayi melewati waktu menyusunya. Payudara menjadi penuh ASI, hangat, dan perih.

Healthline melansir, saluran ASI tersumbat juga bisa menyebabkan puting terbakar. Ini terjadi karena saluran ASI tidak mengalir dengan benar, biasanya karena ASI mengental dan menyebabkan sumbatan. Biasanya ada benjolan karena ASI tersumbat ini, jadi pijat hingga benjolannya hilang.

kumparan post embed