Kumparan Logo

Selain untuk Mengatur Kehamilan, Ini Pentingnya Alat Kontrasepsi

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alat kontrasepsi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Alat kontrasepsi Foto: Shutterstock

Keluarga Berencana (KB) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mengendalikan pertambahan jumlah penduduk, membatasi angka kelahiran, dan mengatur jarak kelahiran. Mengutip laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes, program ini juga diharapkan bisa menurunkan angka kematian ibu dan bayi karena kehamilan yang tidak diinginkan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan alat kontrasepsi. Ya Moms, kasus kehamilan yang tidak diinginkan mungkin masih cukup sering terjadi di lingkungan sekitar. Pada akhirnya tak heran bila terjadi tindakan aborsi yang berdampak pada kesehatan ibu.

Ilustrasi aborsi. Foto: Shutter Stock

Menggunakan satu jenis alat kontrasepsi sebenarnya sudah cukup untuk mencegah kehamilan. Namun terkadang, penggunaan dua alat kontrasepsi perlu untuk benar-benar mencegah kehamilan. Misalnya menggunakan alat kontrasepsi IUD dan kondom saat berhubungan seks.

Selain berperan penting untuk mencegah kehamilan dan mengatur jarak kelahiran, kenapa penggunaan alat kontrasepsi penting dipertimbangkan?

kumparan post embed

Kenapa Alat Kontrasepsi Perlu Digunakan?

1. Membantu tumbuh kembang anak

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

Perencanaan kehamilan yang baik bisa membantu pertumbuhan anak. Ya, hal ini bisa membantu agar anak memperoleh kasih sayang dan perhatian yang lebih dari ibu dan ayah, terutama dalam masa tumbuh kembang. Di samping itu, ibu juga bisa memaksimalkan pemberian ASI untuk si kecil, Moms. Tentunya hal ini akan berbeda jika dibandingkan dengan keluarga yang memiliki banyak anak.

2. Meningkatkan kualitas keluarga

Dukungan Ayah untuk Ibu Menyusui. Foto: Shutter Stock

Alat kontrasepsi digunakan untuk mencegah kehamilan dan mengatur jarak kelahiran. Dengan demikian, penggunaan alat kontrasepsi juga dapat mengurangi risiko kematian ibu dan bayi karena jarak kelahiran yang terlalu dekat atau sering. Sementara itu, mengatur jarak kehamilan diharapkan dapat meningkatkan kualitas keluarga, khususnya perekonomian keluarga.

3. Mengatur siklus menstruasi

Ilustrasi Menstruasi. Foto: Shutterstock

Healthline melansir, metode KB hormonal juga bisa mengatur siklus menstruasi wanita. Selain itu, metode ini bisa membantu mengatasi berbagai masalah menstruasi, seperti perdarahan yang tidak teratur atau berat, gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS), termasuk jerawat dan rambut berlebih.

4. Mengurangi risiko kanker rahim dan kista ovarium

Ovarium Foto: Dok. Thinkstock

Kontrol kelahiran hormonal juga memiliki beberapa manfaat jangka panjang. Wanita yang mengkonsumsi pil KB kombinasi 50 persen lebih kecil kemungkinan terkena kanker rahim dan kista ovarium.

5. Mengurangi risiko anemia

Ibu hamil sakit kepala Foto: Shutterstock

Beberapa wanita mengalami perdarahan hebat selama mentsruasi. Akibatnya, mereka cenderung terkena risiko anemia. Metode KB hormonal memungkinkan dapat membantu mencegah anemia yang disebabkan karena menstruasi.