Kumparan Logo

Tidak Minum Vitamin Saat Hamil, Bahaya Enggak Sih?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil minum air putih Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil minum air putih Foto: Shutter Stock

Saat hamil, asupan gizi sangat penting untuk diperhatikan. Ya Moms, pemenuhan nutrisi ibu hamil dibutuhkan demi kesehatan ibu maupun perkambangan janin di dalam kandungan. Untuk itu, selama masa kehamilan, ibu dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan menu yang bervariasi.

Bagaimana dengan vitamin untuk ibu hamil? Memang tidak semua ibu hamil merasa perlu mengonsumsi vitamin. Ada Ibu yang merasa malas mengonsumsinya, karena jadi seperti orang sakit yang harus minum obat. Ada juga yang enggan mengonsumsi vitamin karena merasa sudah cukup mengonsumsi makanan bergizi. Tapi ada pula yang khawatir kalau tidak minum vitamin saat hamil maka dapat membawa dampak buruk atau berbahaya untuk janin.

Nah Moms, apa kata dokter?

Tidak Minum Vitamin Saat Hamil, Bahaya Enggak Sih? Foto: Shutterstock

Kata Dokter soal Pemberian Vitamin pada Ibu Hamil

dr. Reino Rambey, SpOG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan mengatakan bahwa minum vitamin yang berupa suplemen itu pada dasarnya adalah hal yang dianjurkan setiap dokter. Pemberian vitamin sendiri adalah untuk mengatasi hal-hal yang biasanya dialami ibu hamil. Selain itu, vitamin juga berguna untuk menguatkan janin.

"Dalam hal ini kan ada hormon kehamilan yang mempunyai efek 'mengganggu kerja dari usus. Sehingga, orang hamil mudah kembung, mual, muntah, sembelit. Itu yang membuat dokter kandungan memang menganjurkan memberi suplemen tambahan," tutur dr. Reino dalam 'Live Talk: Golden Start Club - Partner Terpercaya di 1000 Hari Pertama si Kecil' bersama kumparanMOM yang digelar beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, pembentukan saraf otak janin agar tumbuh dengan optimal tak serta-merta dari vitamin. Tapi, dari pola hidup ibu hamil itu sendiri. Itu artinya, pemenuhan nutrisi ibu hamil sudah cukup diperoleh dari makanan seimbang yang berasal dari sayuran, buah-buahan, produk susu rendah lemak dan protein, dan sebagainya. Bahkan, Anda tetap mendapatkan vitamin yang mengandung DHA dari ikan misalnya.

Ibu hamil makan sehat. Foto: Thinkstock

Untuk itu, dokter yang berpraktik di RSIA Bunda Jakarta ini pun menyarankan agar Anda dapat mengganti menu makanan yang bergizi tiap harinya. Meski berbagai vitamin dapat diperoleh dari makanan, namun terkadang dalam vitamin yang terdapat dalam makanan yang Anda konsumsi tak memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Sehingga, di samping ibu hamil harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang, vitamin berupa suplemen juga diperlukan untuk melengkapinya.

"Karena janin dan manusia membutuhkan semua gizi. Gizi ini dapat membantu sel-sel yang rusak, membangun janin dan terutama otak janin. Suplemen boleh memang dianjurkan, tapi yang utama tetap pola makan," pungkasnya.

Perlu diingat, untuk mengonsumsi vitamin selama hamil, Anda perlu konsultasi terlebih dahulu ke dokter ya, Moms. Sebab, jenis vitamin yang diperlukan tiap ibu hamil tentunya berbeda.

kumparan post embed