Kumparan Logo

Tips Atasi Insomnia pada Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak insomnia. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak insomnia. Foto: Shutterstock

Selain makan makanan bergizi seimbang, kualitas tidur anak juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi tumbuh kembang si kecil, Moms. Selain itu, tidur merupakan salah satu cara untuk mengembalikan energi anak yang terkuras seharian.

American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan, usia anak akan memengaruhi durasi tidur yang diperlukan setiap harinya. Anak berusia di bawah 1 tahun disarankan memiliki waktu tidur sebanyak 12 - 16 jam per hari, usia 1 - 2 tahun sebanyak 11 - 14 jam, dan usia 3 - 5 tahun sebanyak 10 - 13 jam.

Namun, sebagian anak-anak kerap mengalami insomnia saat usia balita, dan bisa berlanjut hingga dewasa. Ya, insomnia merupakan kondisi di mana seseorang merasa sulit untuk mengikuti jadwal tidur yang telah ditentukan.

Ilustrasi anak susah tidur Foto: Shutterstock

Dikutip dari Mom Junction, anak dengan insomnia umumnya memiliki kesulitan tidur terus-menerus, kekurangan waktu tidur, atau bangun terlalu dini dan sulit untuk tidur kembali.

Insomnia pada anak bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti stres, efek samping obat, hingga faktor lingkungan. Bila kondisi ini terus berlanjut, maka anak cenderung mengalami kelelahan, masalah perilaku dan emosional, konsentrasi buruk, dan peningkatan risiko obesitas hingga gangguan kesehatan lainnya.

Nah Moms, berikut ini cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi insomnia pada anak di rumah.

7 Cara Atasi Insomnia pada Anak di Rumah

Atur rutinitas tidur anak

Insomnia pada anak bisa disebabkan oleh pola tidur yang terganggu. Oleh karena itu, cobalah untuk mengatur jadwal tidur anak sehari-hari. Sebisa mungkin hindari si kecil untuk tidur siang terlalu lama agar tidak sulit tidur pada malam hari.

Ciptakan kamar tidur yang nyaman

Kondisi lingkungan kamar juga termasuk faktor penyebab anak sulit tidur, seperti ruangan terlalu panas, atau banyak gangguan suara dari luar kamar. Maka dari itu, pastikan suhu ruangan kamar tetap dingin atau sejuk, dan sebisa mungkin hindari keributan di sekitar kamar anak.

Ilustrasi anak mandi air hangat. Foto: Thinkstock

Lakukan relaksasi sebelum tidur

Salah satu cara untuk mengatasi insomnia adalah rutin melakukan relaksasi sebelum tidur. Misalnya, meditasi, latihan pernapasan, dan mandi air hangat. Sebab, hal itu dapat menenangkan dan menjernihkan pikiran anak.

Hindari penggunaan gadget sebelum tidur

Sebelum tidur, hindari penggunaan gadget untuk menonton atau pun bermain. Pasalnya, alat elektronik ini bisa merangsang otak anak untuk selalu aktif, sehingga sulit membuatnya tidur.

anak main gadget Foto: Shutterstock

Gunakan aroma terapi

Aroma minyak esensial atau aroma terapi dapat bantu menenangkan pikiran si kecil. Sehingga, anak dapat tidur nyenyak sepanjang malam. Namun, jika si kecil tidak menyukai baunya, jangan dipaksakan, ya, Moms, karena dapat mengganggu kenyamanan tidur anak.

Jadwal makan yang teratur

Sebelum tidur, pastikan anak tidak kelaparan atau tidak terlalu kenyang. Sebab, dua hal tersebut bisa mengganggu jadwal tidur pada malam hari, baik itu karena kelaparan atau kekenyangan sehingga berakibat muntah.

Pola hidup sehat

Menerapkan pola hidup sehat bisa bermanfaat untuk mengembalikan pola tidur anak. Misalnya, makan makanan bergizi seimbang dan rutin olahraga. Di samping itu, hindari minuman berkafein karena bisa menyebabkan anak sulit tidur sepanjang hari.

kumparan post embed