Kumparan Logo

Tips Memulihkan Diri setelah Melahirkan

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perut ibu setelah melahirkan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perut ibu setelah melahirkan. Foto: Shutter Stock

Melahirkan merupakan proses fisiologis berat yang akan mengubah tubuh wanita secara alami. Tak heran bila ibu membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali pulih sepenuhnya setelah persalinan. Hal ini berlaku bagi ibu yang melahirkan normal maupun melalui operasi caesar.

Dokter kandungan, dr. Anita Gondi, MD, menjelaskan rata-rata ibu membutuhkan waktu sekitar 6-8 minggu untuk benar-benar pulih setelah melahirkan. Bahkan, beberapa ibu mungkin butuh waktu lebih lama dari itu karena kondisi tertentu seperti stres atau baby blues.

“Baik melahirkan normal maupun caesar, tubuh ibu akan mengalami stres dan peregangan yang cukup berat sehingga membutuhkan waktu untuk pulih,” kata dr. Anita seperti dikutip dari Mom Junction.

Lantas, apa yang perlu dilakukan ibu agar bisa cepat pulih setelah melahirkan?

Cara Agar Lebih Cepat Pulih setelah Melahirkan

Ilustrasi perawatan melahirkan. Foto: Getty Images

Perawatan perineum

Setelah melahirkan terutama di masa nifas, perineum menjadi area yang penting untuk diperhatikan. Sebaiknya jaga area tersebut tetap kering dan ganti pembalut setiap 3-4 jam untuk mencegah kemungkinan infeksi. Bersihkan daerah perineum dengan air hangat setelah buang air kecil atau buang air besar. Menggunakan kompres hangat atau mandi air hangat juga bisa mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan.

Jaga sayatan caesar

Bila ibu melahirkan melalui operasi caesar, area sayatan biasanya sangat sensitif sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih. Jangan lupa untuk membersihkan dan mengeringkan sayatan setidaknya satu kali dalam sehari. Oleskan krim antibiotik atau konsumsi obat yang disarankan oleh dokter. Hindari membawa beban berat atau olahraga berat untuk beberapa waktu agar penyembuhan lebih cepat, Moms.

Jangan memaksa BAB

Anda mungkin baru bisa buang air besar 2-3 hari setelah melahirkan. Itu merupakan hal yang sangat normal, sehingga ibu tidak perlu memaksakan untuk BAB. Memaksa BAB dengan mengejan hanya akan membuat tubuh tegang sehingga berpengaruh pada luka caesar dan perineum. Lebih baik, konsumsi makanan kaya serat, jalan-jalan, atau gunakan pelunak feses ringan untuk membantu BAB.

Ilustrasi latihan setelah melahirkan. Foto: Shutter Stock

Latihan kegel

Mengutip Children’s Hospital of Philadelphia, senam kegel atau latihan dasar panggul dapat merangsang sirkulasi darah di area serviks dan mempercepat penyembuhan setelah melahirkan. Latihan sederhana ini akan membantu mengatasi nyeri punggung dan pinggul, mengembalikan bentuk vagina, mengatasi inkontinensia urin (ngompol), serta dapat mengembalikan kehidupan seks yang bergairah.

Rawat payudara

Nyeri payudara biasanya dirasakan ibu sejak sebelum melahirkan. Namun, kondisi ini mungkin jadi lebih parah setelah kelahiran si kecil karena payudara dipenuhi ASI. Sebaiknya, Anda menggunakan bra menyusui yang nyaman untuk meringankan nyeri dan menyusui secara teratur atau memompa payudara jika tidak memungkinkan menyusui langsung. Selain itu mengompres dan memijat lembut payudara juga bisa membantu, Moms.

Istirahat yang cukup

Proses persalinan yang berat membuat ibu kehilangan banyak tenaga. Oleh sebab itu, wajar bila ibu jadi mudah lelah setelah melahirkan. Cobalah untuk beristirahat sebanyak mungkin selama minggu pertama setelah melahirkan untuk mengembalikan kebugaran tubuh. Jangan melakukan aktivitas apapun selain merawat bayi dan mintalah suami atau anggota keluarga lain untuk membantu mengurus rumah.

kumparan post embed