kumparan
search-gray
Mom21 November 2019 11:54

Tips Parenting dari Ibnu Jamil: Agar Anak Suka Olahraga

Konten Redaksi kumparan
Ibnu Jamil Potrait
Ibnu Jamil. Foto: Dian Rosalina/kumparan
Anak lebih sering habiskan waktunya di depan gadget memang tak asing lagi, begitupun bagi aktor Ibnu Jamil. Meski begitu, jangan lupa ingatkan mereka untuk olahraga pula ya, Moms! Demi membuat fisik dan mentalnya tetap sehat.
ADVERTISEMENT
Ibnu bercerita, bila anaknya, Dhofin Maula Jamil, sudah mulai memegang gadget, maka terlalu asyik dan jadinya suka agak malas gerak. Meski begitu, ia juga tak pernah memaksa si kecil untuk berolahraga. Lantas apa yang ayah satu anak ini akan lakukan?
Ibnu Jamil
Ibnu Jamil. Foto: Dian Rosalina/kumparan
"Kalau saya sih, tidak pernah memaksa anak untuk melakukan olahraga yang tidak dia sukai. Soalnya kalau dipaksa nanti sangat sulit untuknya berkembang di sana. Kalau sudah malas, paling saya tantangin untuk bermain games seperti juggling bola, lalu nanti saya kasih rewards membelikan makanan yang dia suka," cerita Ibnu Jamil yang ditemui kumparanMOM usai acara Healthy Camp: Financial & Physical Health for Modern Parenting #TeamUpAgainstDiabetes di Taman Tengah kumparan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/11).
ADVERTISEMENT
Ibnu juga menawarkan aneka jenis olahraga. Mulai dari sepak bola, taekwondo, hingga renang. Dan ia membebaskan Dhofin untuk memilih olahraga sesuai keinginannya. Dirinya juga sedikit memberi perbandingan dengan teman-temannya si kecil, tujuannya agar jiwa kompetisinya pun muncul.
Untitled Image
Ilustasi anak berolahraga. Foto: Thinkstock
"Saya tinggal komporin lagi sedikit, 'Itu teman kamu ikut, masa kamu tidak ikut?' Kalau sudah begitu, ia akan tertarik dengan sendirinya. Setelah ia memilih sepak bola dan taekwondo, dia pun langsung cinta," kelakarnya.
Bagi Ibnu Jamil, yang terpenting adalah anaknya merasa nyaman dengan yang ia jalani. Sehingga potensi yang ada dalam diri anak akan tumbuh dengan sendirinya.
Ibnu Jamil dan Kelly Tandiono
Ibnu Jamil. Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan
"Kalau anak itu nyaman dan suka pada olahraga tersebut, ya tinggal diarahkan saja. Mulai dari pola latihan, jam latihannya harus disesuaikan dengan sekolah dan pelajarannya. Selama hal itu positif, tidak masalah," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Bagaimana dengan Anda? Apakah sama atau justru cara Ibu Jamil ini bisa menginspirasi Anda?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white