Tips Pengasuhan untuk Stimulasi Perkembangan Sensorimotor Bayi
ยทwaktu baca 2 menit

Salah satu tahapan perkembangan yang penting untuk dicapai bayi adalah perkembangan sensorimotor. Tahapan tersebut merupakan bagian dari teori perkembangan dari Jean Piaget, seorang psikolog dan ahli epistemologi genetik dari Swiss.
Mengutip Mom Junction, perkembangan sensorimotor adalah fase perkembangan ketika bayi dapat menggunakan inderanya untuk melakukan aktivitas, seperti menyentuh, mengisap, menggenggam, dan mendengarkan. Sensorimotor merupakan istilah yang merujuk pada persepsi sensorik dan aktivitas motorik, dua hal yang berperan penting dalam perkembangan bayi.
Perkembangan sensorimotor terjadi sejak bayi lahir hingga ia berusia 2 tahun. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan kognitif yang pesat pada si kecil. Ya Moms, pada dua tahun pertama kehidupannya, bayi yang sehat umumnya akan terus mengeksplorasi kemampuannya sendiri sesuai dengan perkembangannya. Meski begitu, orang tua tetap perlu membantunya dengan melakukan berbagai stimulasi.
Nah, berikut ini tips pengasuhan untuk menstimulasi perkembangan sensorimotor pada bayi.
Tips untuk Menstimulasi Perkembangan Sensorimotor Bayi
Sering Ajak Bayi Bicara
Mengajak bayi bicara dapat bermanfaat untuk perkembangan sensorimotornya. Aktivitas ini dapat membantu bayi untuk meningkatkan persepsi terhadap rangsangan, memahami kata-kata baru, dan menambah kosakatanya. Selain mengobrol, Anda dapat mengajak bayi bicara dengan membacakan buku cerita dan menyanyikan lagu untuknya.
Ajarkan Diskriminasi Sensorik
Diskriminasi sensorik merupakan kemampuan untuk membedakan dua pengalaman sensorik yang berbeda melalui sensasi yang dirasakan, misalnya merasakan panas dan dingin dalam waktu bersamaan. Anda dapat melatih kemampuan ini pada bayi dengan cara meletakkan handuk dingin di tangan kanannya dan botol susu hangat di tangan kirinya.
Kenalkan Konsep Stabilitas
Perkembangan sensorimotor didasarkan pada stabilitas lingkungan. Maksudnya, bayi berada pada lingkungan yang stabil dan konsisten. Misalnya saja, bayi harus duduk di kursinya saat makan, di mana letak rak untuk menyimpan mainan, dan di mana ia harus mengganti popok. Aktivitas ini membantu bayi untuk memahami berbagai hal di sekitarnya dan objek permanen.
Stimulasi Panca Inderanya
Kemampuan panca indera bayi memainkan peran penting dalam perkembangan sensorimotornya. Untuk itu, berikan aktivitas yang dapat menstimulasi kelima panca inderanya, Moms. Misalnya saja, memberikan mainan dengan berbagai tekstur dan warna, bermain alat musik, dan memberi rangsangan pada bayi untuk menggenggam, memegang, dan merangkak.
