Vagina Bayi Perempuan Keluar Darah, Bahaya Enggak Sih?
ยทwaktu baca 2 menit

Ada beberapa hal yang bisa terjadi pada bayi baru lahir dan perlu diwaspadai orang tua, salah satunya keluar bercak darah dari vagina bayi perempuan. Ya Moms, hal ini mungkin akan membuat Anda terkejut atau panik. Sebab, bercak darah yang keluar tampak seperti menstruasi pada anak remaja maupun orang dewasa.
Dikutip dari Mom Junction, kondisi ini disebut perdarahan vagina prapubertas atau menstruasi palsu. Biasanya, menstruasi palsu lebih sering terjadi selama 10 hari pertama kehidupan bayi. Tetapi, berbahayakah hal ini?
Penjelasan soal Menstruasi Palsu pada Bayi Perempuan
Sama seperti saat bayi mengalami keputihan, keluarnya bercak darah dari vagina bayi ini lumrah terjadi. Namun, keluarnya bercak darah pada vagina bayi perempuan bukanlah sebuah menstruasi yang layaknya terjadi pada anak remaja perempuan ataupun wanita dewasa. Sehingga, kondisi ini sebenarnya bukan kondisi berbahaya dan akan berhenti dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus.
Salah satu penyebab menstruasi palsu pada bayi perempuan karena penurunan paparan hormon estrogen yang dimiliki ibu selama kehamilan. Pasalnya, hormon tersebut akan diterima bayi melalui plasenta, dan tidak akan menerimanya lagi setelah lahir.
Selain itu, bercak darah pada popok bayi juga bisa disebabkan oleh vulvovaginitis atau peradangan pada jaringan vulva dan vagina bayi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti mengalami peradangan karena gesekan terus-menerus dari pakaian, infeksi, ruam popok, penggunaan popok terlalu lama, hingga efek samping produk perawatan kulit. Hal ini dapat menyebabkan peradangan atau iritasi kulit sampai mengeluarkan sedikit bercak darah.
Nah Moms, jika kondisi ini berlangsung lebih dari 10 hari dan disertai dengan gejala lain, seperti nyeri, demam, jumlah darah yang keluar terus meningkat, atau terdapat bau busuk pada darah, segera bawa bayi ke dokter spesialis anak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini juga untuk memastikan bahwa darah tersebut bukan berasal dari dubur atau terjadi gangguan pada sistem pencernaan bayi.
