Vagina Terasa Nyeri Setelah Operasi Caesar, Kenapa Ya?
ยทwaktu baca 2 menit

Sayatan atau bekas jahitan operasi caesar umumnya akan sembuh dalam beberapa minggu. Tapi meski luka persalinan caesar sudah sembuh, ada beberapa ibu yang merasakan nyeri di area vagina.
Apa yang sebenarnya jadi penyebab timbul rasa nyeri ini? Perlukah ibu waspada atau memeriksakan diri ke dokter bila mengalaminya?
Penyebab Vagina Terasa Nyeri Setelah Operasi Caesar
Menurut Dr. Ali Rodriguez, MD, Dokter Kandungan yang berdomisili di Amerika Serikat, rasa nyeri pada vagina sebenarnya bisa terjadi bahkan sebelum proses persalinan. Seperti dikutip dari Romper, dr. Ali menjelaskan rasa nyeri muncul karena posisi bayi sudah turun.
Begitu juga setiap kali ibu alami kontraksi, kepala bayi didorong ke serviks dan vagina sehingga menimbulkan rasa nyeri.
Sementara pada proses persalinan, rasa nyeri bisa timbul karena dokter atau bidan sudah memeriksa leher rahim ibu.
Ingat Moms, tidak semua persalinan caesar direncanakan. Bisa saja, persalinan caesar diputuskan atau dilakukan dalam kondisi darurat yang umumnya terjadi saat ibu berada dalam fase kedua persalinan, yaitu saat sudah terjadi pembukaan 5 atau lebih.
Misalnya karena serviks belum membesar sepenuhnya, persalinan melambat atau berhenti, bisa juga karena bayi tidak dalam posisi optimal.
Artinya, meski melahirkan secara caesar, umumnya ibu sudah mengalami proses persalinan seperti yang disebut di atas. Apalagi jika sebelumnya Anda telah diinduksi, hal ini pun bisa menyebabkan rasa nyeri dan sensitivitas di area dalam vagina.
Vagina terasa nyeri juga bisa terjadi karena beberapa jam sebelum melahirkan, ibu melakukan aktivitas berat. Mengangkat beban yang mengharuskan ibu membungkukkan badan misalnya.
"Ini bisa membuat Anda akan mengalami lebih banyak nyeri pada area vagina," ujarnya.
Tapi tidak usah khawatir, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya seiring waktu. Namun, bila rasa sakit atau nyeri pada area vagina tak kunjung membaik selama beberapa hari atau minggu, bisa jadi ini menjadi pertanda adanya infeksi atau komplikasi lain. Bila mengalami hal ini, lebih baik segera periksakan diri ke dokter.
