News
·
30 September 2020 10:09

11 Napi Lapas Garut Positif Corona, Perpindahan Tahanan Jakarta ke Jabar Ditutup

Konten ini diproduksi oleh kumparan
11 Napi Lapas Garut Positif Corona, Perpindahan Tahanan Jakarta ke Jabar Ditutup (219209)
Ilustrasi Penjara. Foto: Shutter Stock
Sebanyak 11 narapidana di Lapas Garut terinfeksi virus corona. Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Abdul Aris, akan menutup sementara waktu perpindahan tahanan baru polisi dari Jakarta.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, tahanan yang masih menjalani sidang atau sudah diputus persidangan masih diterima. Diketahui, 11 narapidana terinfeksi itu merupakan perpindahan dari Lapas Cipinang, Jakarta.
"Kalau penerimaan ke Jakarta sementara kita tutup dulu, tapi kalau tahanan yang sudah putus sidang itu ya kita terima lah tapi dengan memperhatikan protokol kesehatan," kata dia ketika dikonfirmasi, Rabu (30/9).
"Tahanan yang sidang itu diterima kemudian tahanan yang sudah putus sidang itu diterima, yang belum diterima itu tahanan kepolisian baru, yang baru 50 hari atau 40 hari belum kita terima," lanjut dia.
11 Napi Lapas Garut Positif Corona, Perpindahan Tahanan Jakarta ke Jabar Ditutup (219210)
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock
Aris memastikan sampai saat ini belum ada temuan terbaru mengenai adanya tahanan atau narapidana yang terinfeksi di rutan atau lapas di Jawa Barat. Sebanyak 11 narapidana yang terinfeksi virus corona di Lapas Garut pun belum menerima hasil resmi secara tertulis dari laboratorium.
ADVERTISEMENT
"Yang 11 ini sudah narapidana jadi perpindahan," kata dia.
Sebanyak 11 narapidana Lapas Kelas IIB Kabupaten Garut, Jawa Barat, terkonfirmasi positif virus corona berdasarkan hasil tes swab dengan kondisi kesehatan orang tanpa gejala (OTG).
11 Napi Lapas Garut Positif Corona, Perpindahan Tahanan Jakarta ke Jabar Ditutup (219211)
Ilustrasi Penjara. Foto: Shutter Stock
Para narapidana itu tetap harus menjalani isolasi agar tidak terjadi penularan di lingkungan lapas.
"Mereka masih OTG (orang tanpa gejala), jadi masih ada di Lapas, kalau sudah gawat baru ke rumah sakit," kata Bupati Garut Rudy Gunawan yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Garut kepada wartawan di Garut, Selasa (29/9).
----------------------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona