13 Penumpang Pesawat dari Jakarta-Manado Reaktif Rapid Test

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi meja kursi pesawat Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meja kursi pesawat Foto: Shutter stock

Otoritas Bandara Sam Ratulangi, Manado, memberikan penjelasan soal adanya maskapai penerbangan yang membawa seorang penumpang positif virus corona dari Jakarta. Berdasarkan manifest dari pesawat tersebut, total ada 32 penumpang dalam pesawat itu.

"Totalnya ada 32 penumpang pesawat," kata Kepala Otoritas Bandara (Otban) 8 Manado, Edison Saragih saat dikonfirmasi, Senin (8/6).

Edison menambahkan, pesawat tersebut terbang dari Jakarta pada 26 Mei lalu. Begitu tiba di Bandara Sam Ratulangi, seluruh penumpang diperiksa rapid test oleh petugas KKP di terminal kedatangan.

"(Dari) 32 tapi yang reaktif 13 orang," ucap Edison.

Bandara Sam Ratulangi Manado Foto: Wikimedia Commons

Hanya saja, Edison tidak ingat persis dengan maskapai penerbangan itu. Namun, ia memastikan maskapai itu terbang reguler ke Manado.

"Maskapainya ada kalau waktu itu, kalau tidak salah Lion ya, dari Jakarta ke Mandao reguler," tutur Edison.

Selain itu, ia menambahkan setelah diketahui pesawat itu membawa penumpang positif, pesawat itu langsung dibersihkan menggunakan cairan disinfektan sesuai dengan protokol yang berlaku.

"Prosedurnya begitu, sesuai ketentuan dalam peraturan Menhub penumpang pesawat itu ada reaktif, ada peraturan dari Kemenkes karantina pesawat jadi didisinfektan," pungkas dia.

kumparan post embed

Sebelumnya, penumpang pesawat komersil dari Jakarta ke Manado, yang dinyatakan positif COVID-19. Namun dia memiliki surat keterangan rapid test yang hasilnya menunjukan non reaktif.

Saat tiba di Bandar Udara Samratulangi, tim Surveilans yang bertugas merasa perlu melakukan pengecekan rapid test ulang terhadap seluruh penumpang yang tiba. Alhasil penumpang tersebut menunjukan hasil yang reaktif.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona!