News
·
10 September 2021 10:10
·
waktu baca 2 menit

2 Emak-emak yang Curi Susu Bayi di Blitar Dipulangkan ke Kota Batu, Jatim

Konten ini diproduksi oleh kumparan
2 Emak-emak yang Curi Susu Bayi di Blitar Dipulangkan ke Kota Batu, Jatim (8762)
searchPerbesar
Seorang ibu yang mencuri susu bayi di Blitar diantar pulang ke rumahnya di Kota Batu, Jatim. Foto: Dok. Istimewa
Kasus dua emak-emak MRS (55) dan YLT(29) yang mencuri susu bayi, minyak telon, dan makanan di Blitar, Jatim, berakhir damai. Usai proses mediasi, kedua pelaku diantar pulang ke rumahnya di Kota Batu, Jatim.
ADVERTISEMENT
Kasihumas Polres Blitar, Iptu Udiyono, mengatakan MRS dan YLT diantar oleh petugas kepolisian. Awalnya, polisi mengantar ke rumah MRS yang terletak di Kelurahan Muharto, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Hanya saja, rumah milik MRS tersebut terkunci. Kemudian, keduanya di antar ke rumah YLT di Kota Batu. YLT merupakan kemenakan MRS.
“Pertama diantar ke rumah yang di Kota Malang, tapi tidak ada orang dan terkunci rumahnya. Jadi kami antar ke Kota Batu, alamat YLT,” ujar Udiyono, Jumat (10/9).
Dalam kesempatan tersebut, polisi memberikan bantuan sembako kepada emak-emak tersebut.
MRS dan YLT datang ke Blitar tiga bulan yang lalu dengan membawa seorang bayi berumur tiga bulan. MRS mengaku tidak ada niatan untuk mencuri. Hanya saja ia terhimpit keadaan karena suaminya jatuh sakit.
ADVERTISEMENT
Keduanya melakukan pencurian di dua lokasi di Blitar. Kabar pencurian itu tersebar hingga akhirnya viral di media sosial. Bahkan, pemilik warung sempat melapor ke polisi.
2 Emak-emak yang Curi Susu Bayi di Blitar Dipulangkan ke Kota Batu, Jatim (8763)
searchPerbesar
Anggota Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur, memediasi kasus pencurian susu bayi yang dilakukan dua orang ibu-ibu dengan pemilik toko. Foto: Antara/Asmaul Chusna
Meski begitu, kasus itu berhasil diselesaikan secara kekeluargaan. Proses mediasi itu dibantu oleh petugas kepolisian pada Rabu (8/9).
“Jadi poin pertama pertemuan itu pelaku meminta maaf kepada pemilik toko, dan ditarik laporan pemilik tokonya,” pungkas Udiyono.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020